Juli 3, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Teleskop Luar Angkasa Hubble telah menemukan sesuatu yang 'aneh' di alam semesta

Suhu di planet ekstrem ini adalah platinum yang menyebabkan pencairan

Planet LTT 9779b berjarak 260 tahun cahaya dari Bumi.

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta – Saat teleskop mencari bintang dan planet yang mendukung kehidupan, terkadang mereka menemukan hal yang mencengangkan para astronom.


Para peneliti telah menemukan sebuah planet yang disebut “Neptunus Panas”. Dunia yang panas terik ini mengorbit mataharinya dalam sehari. Planet ini juga memiliki atmosfer yang “tidak ada”.


Dilaporkan Hasil studi, Pada Sabtu (18/6/2022), astronom University of Kansas dan Crossfield mengatakan data baru dari teleskop luar angkasa TESS dan Spitzer NASA memberikan pandangan pertama atmosfer satelit Exoplanet. Planet LTT 9779b berjarak sekitar 260 tahun cahaya dari Bumi dan sangat dekat dengan bintangnya.


‚ÄúPlanet ini tidak memiliki permukaan padat dan lebih panas dari Merkurius di tata suryaYa, kami tidak hanya melelehkan timbal di atmosfer planet, tetapi juga platinum, kromium, dan baja tahan karat, “kata Crossfield.


Planet ini memiliki waktu kurang dari 24 jam setahun, dan seberapa cepat ia mengorbit bintangnya. Ini adalah sistem yang cukup serius.


Perjalanan liar “Neptunus Panas” mengelilingi matahari bukanlah satu-satunya hal yang mengejutkan para ilmuwan. Studi LTT 9779b mengungkapkan bahwa lapisan awan entah bagaimana bertahan di sini.


Planet ini sangat terang dengan bintangnya, dan suhunya di atas 3.000 derajat Fahrenheit. Atmosfer menguapkan segalanya.


Para penulis mengatakan bahwa teleskop NASA mengukur cahaya yang datang dari planet ketika berputar 360 derajat pada porosnya. Di LTT 9779b, para ilmuwan menemukan titik terpanasnya ketika matahari planet itu langsung ke atas pada siang hari.


Nicholas Cowan, profesor di McGill University di Montreal, menambahkan: “Planet ini jauh lebih dingin dari yang diperkirakan.

READ  Para peneliti telah menemukan kepiting berusia 100 juta tahun yang terperangkap dalam damar