September 25, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Taliban bergabung dengan pilot dan tentara Afghanistan

TEMPO.CO, Jakarta – Seorang anggota senior Taliban Taliban saat ini berhubungan dengan mantan pilot dan tentara Angkatan Bersenjata Afghanistan untuk memaksa mereka bergabung dengan Angkatan Bersenjata Afghanistan.

Seorang anggota senior Taliban, Waheedullah Hashimi, yang memiliki akses ke pengambilan keputusan kelompok Taliban, mengatakan Taliban berencana untuk membentuk pasukan nasional baru yang akan mencakup anggotanya sendiri serta tentara pemerintah yang bersedia bergabung, dilaporkan Reuters, 18 Agustus 2021.

"Sebagian besar dari mereka telah mendapatkan pelatihan di Turki dan Jerman dan Inggris. Jadi kami akan berbicara dengan mereka untuk kembali ke posisi mereka," kata Hashimi kepada Reuters.

"Tentu saja kami akan memiliki beberapa perubahan, untuk melakukan beberapa reformasi di ketentaraan, tetapi kami masih membutuhkan mereka dan akan memanggil mereka untuk bergabung dengan kami," katanya.

Pilot A-29 Afghanistan bersiap untuk terbang di kokpit pesawat yang diambil pada 10 September 2017 di Bandara Kandahar di Afghanistan.[U.S. Air Force/Staff Sgt. Alexander W. Riedel/Handout via REUTERS]

Masih harus dilihat seberapa sukses rekrutmennya nanti. Ribuan tentara telah dibunuh oleh gerilyawan Taliban dalam 20 tahun terakhir, dan kelompok itu baru-baru ini menjadi sasaran Pilotnya dari Afghanistan Dilatih oleh Amerika Serikat karena peran kunci mereka.

Hashimi mengatakan Taliban sangat membutuhkan pilot karena mereka tidak memiliki pilot, sementara mereka menyita helikopter dan pesawat lain di berbagai bandara Afghanistan ketika pasukan asing dengan cepat menduduki Afghanistan setelah mundur.

“Kami memiliki kontak dengan banyak pilot,” katanya. “Kami menyuruh mereka untuk datang dan bergabung dengan saudara-saudara mereka dan pemerintah mereka. Kami memanggil banyak dari mereka (menelepon mereka (yang lain) untuk menemukan nomor dan memanggil mereka untuk bekerja.”

READ  Kolonel ke-100 Putin Tewas, Pentagon Mengatakan 80.000 Tentara Tewas

Taliban mengatakan pihaknya mengharapkan negara-negara tetangga untuk mengembalikan pesawat yang telah mendarat di wilayah mereka, mengutip 22 pesawat militer, 24 helikopter dan ratusan pesawat militer. tentara Afghanistan Yang melarikan diri ke Uzbekistan selama akhir pekan.

Baca juga: Taliban berkuasa di Afghanistan, dengan lima penjaga

pemilih