Tampil di Festival Sastra Chekhov, Iwan Jaconiah Jadi Penyair Pertama Indonesia

Portal Teater – Penyair Indonesia Iwan Jaconiah menjadi satu-satunya penyair yang berhasil lolos dan tampil pada X International Literary Festival “Chekhov Autumn-2019”. Sebelumnya, belum pernah ada peserta/penyair asal Indonesia yang menembus proses kurasi.

Iwan Jaconiah kemudian menjadi penyair pertama Indonesia yang berhasil masuk sebagai peserta setelah melewati proses pengkurasian karya puisi.

Ada enam karya puisi pemuda kelahiran Niki Niki, Nusa Tenggara Timur, 27 Juli 1983, yang masuk nominasi di festival tersebut. Di sana ia membacakan karya puisinya dalam Bahasa Indonesia.

“Tema puisi saya di Festival Sastra Chekhov ini tentang ungkapan akan alam dan kehidupan sehari-hari. Ada enam puisi yang lolos seleksi. Saya menulis dalam tiga bahasa puisi-puisi itu, yaitu Bahasa Indonesia, Inggris, dan Rusia,” katanya.

Puisi-puisi Iwan Jaconiah terpilih pada September lalu. Panitia pun mengundang Iwan yang tengah menempuh pendidikan pascasarjana Culturology di Russian State Social University, Moskow, untuk turut serta karena puisi-puisinya dinilai mewakili tema negeri kepulauan oriental.

Festival ini bertempat di Yalta, Republik Crimea, Rusia, pada 21-24 Oktober 2019 dan menghadirkan ratusan penyair dari berbagai negara-negara di Eropa, Asia (Arab), dan Amerika.

The Union of Writer of Republic Crimea sebagai penyelenggara festival memilih Yalta, sebuah kota kecil di Crimea, karena di sana dramawan Rusia Anton Chekhov pernah menulis The Seagull (1895), naskah drama tersohor yang diproduksi pertama kali pada 1896.

Iwan Jaconiah menikmati musim gugur di Rusia. -Dok. pribadi
Iwan Jaconiah menikmati musim gugur di Rusia. -Dok. pribadi

Jalan Bagi Penyair Indonesia

Keikutsertaan Iwan Jaconiah pada Festival Sastra Chekhov ini tentu membuka jalan bagi masa depan puisi-puisi Indonesia agar bisa tampil dan didengarkan oleh masyarakat global.

Iwan Jaconiah sendiri berharap, puisi-puisi Indonesia kian dikenal dan diperdengarkan kepada khalayak Rusia dan dunia.

Terpilihnya penyair berambut ikal ini sebagai peserta di Festival Sastra Chekhov tentu sangat penting untuk terus membumikan sastra Indonesia, terutama puisi, di Rusia, yang terkenal dengan penyair-penyair kelas dunia.

“Chekhov adalah tokoh penting dalam sejarah sastra Rusia dan dunia. Semoga festival ini membuka jalan bagi para pegiat sastra dan penyair Indonesia ke depannya,” ungkap mantan jurnalis Media Indonesia ini.

Iwan Jaconiah. -Dok. pribadi
Iwan Jaconiah. -Dok. pribadi

Di ranah sastra, penyair asal NTT ini telah menulis tiga buku kumpulan puisi, yaitu “Tapisan Jemari” (2005), “Rontaan Masehi” (2013), dan “Hoi!” (2018), serta sejumlah antologi puisi bersama lainnya.

Sebelumnya, Iwan Jaconiah meraih juara kedua pada International Literary Youth and Students dari The Pushkin Institute pada 2016.

Selain itu, ia juga menjadi penyair pertama Asia yang diundang untuk berpartisipasi pada International Poetry Festival “Taburetka” di Monchegorsk, Murmansk, pada 2017.

Sumber: Kompas.com

*Daniel Deha

Baca Juga

Satu Juta Penduduk Dunia Terinfeksi Virus Corona

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah memukul dunia di mana lebih dari satu juta penduduk terinfeksi patogen ini. Data ini menjadi tonggak pencapaian...

Shahid Nadeem: Teater sebagai Kuil

Portal Teater - Dramawan terkemuka Pakistan Shahid Nadeem dalam pidatonya pada World Theater Day 2020 (27 Maret) mengatakan bahwa penciptaan teater masa kini harus...

Kasus Corona Masih Fluktuatif, Ratusan Bioskop di China Kembali Ditutup

Portal Teater - Menyusul kembali meningginya penemuan pasien terkonfirmasi virus Corona akhir pekan lalu, otoritas China meminta pelaku industri bioskop untuk menutup kembali lebih...

Terkini

Shahid Nadeem: Teater sebagai Kuil

Portal Teater - Dramawan terkemuka Pakistan Shahid Nadeem dalam pidatonya pada World Theater Day 2020 (27 Maret) mengatakan bahwa penciptaan teater masa kini harus...

Jelajahi Pameran dan Koleksi Seni Museum MACAN Lewat Tur Digital

Portal Teater - Museum Modern and Contemporary Art in Nusantara (MACAN) Jakarta membuka program tur digital untuk mengajak publik menjelajahi pameran dan koleksi seni...

Satu Juta Penduduk Dunia Terinfeksi Virus Corona

Portal Teater - Virus Corona (Covid-19) telah memukul dunia di mana lebih dari satu juta penduduk terinfeksi patogen ini. Data ini menjadi tonggak pencapaian...

Intelijen AS Sebut China Sembunyikan Data Covid-19

Portal Teater - Intelijen Amerika Serikat dalam sebuah laporan rahasia mengatakan bahwa pemerintah China telah menyembunyikan data penyebaran virus Corona di negara itu, terutama...

Seni (Harus) Tetap Hidup Melawan Pandemi

Portal Teater - Beberapa bulan terakhir adalah masa berat bagi seluruh umat manusia, termasuk para seniman dan pekerja seni. Virus Corona (Covid-19) telah menewaskan...