Teater dan Indeks Inovasi Kota

Oleh: Alberto Ali, S.E, M.IKom.

Portal Teater – Festival Teater Jakarta (FTJ) sudah menjadi sebuah tradisi dalam ekosistem Jakarta. Salah satu elemen dalam RAPBD DKI Jakarta. Usianya menjelang 50 tahun, sejak berdirinya tahun 1973, sebagai salah satu program Dewan Kesenian Jakarta.

Sebagai ekosistem sebuah kota, Jakarta mengalami berbagai perubahan ekosistem maupun gelombang zaman yang ekstrem. Bagian penting dalam pergaulan antar kota di Asia Tenggara, dan sudah menjadi global sejak era kolonial.

Dalam kota dengan karakter dan citra seperti Jakarta, kini FTJ rasanya bertambah penting. Kenapa? Dalam industri budaya, “inovasi” dalam berbagai bidang, kini merupakan salah satu indeks untuk mengukur perkembangan kota.

Di balik indeks ini ada gagasan, kebaruan, solusi, alternatif, di mana “kreatifitas” merupakan modal utamanya.

Teater, sebagai tempat bertemunya berbagai disiplin ilmu pengetahuan (drama, sastra, seni rupa, tari, musik, multimedia, juga arsitektur, antropologi, teknologi, psikologi, filsafat, studi-studi lintas budaya maupun sejarah sosial politik), membuat teater menjadi sangat istimewa apabila ditempatkan sebagai laboratorium civilisasi kota.

Karena itu penting untuk kita bertanya kembali: akan bagaimanakah kita melihat Festival Teater Jakarta di masa depan dalam era digital?

Seniman-seniman teater di Jakartalah terutama yang menjawabnya, berkolaborasi dengan ekosistem lain yang bisa membawa tantangan-tantangan baru.

Karena zona nyaman dalam FTJ, di mana sebagian besar difasilitasi oleh pemerintah kota, bisa menjadi jebakan yang melumpuhkan kreativitas.

*Penulis adalah Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Artikel ini diambil dari Katalog FTJ 2019.

Baca Juga

Mohammad Sunjaya: Bersetia Jadi Aktor hingga Akhir Hayat

Portal Teater - Aktor kawakan Mohammad Sunjaya, akrab disapa Yoyon, meninggal dalam usia 82 tahun di kediamannya di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/2). Salah...

Perjalanan Spiritual Radhar Panca Dahana dalam “LaluKau”

Portal Teater - Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana (RPD) akhirnya kembali ke panggung teater setelah lama tak sua karena didera kondisi kesehatan yang...

HUT Ke-46 Teater Keliling: Bermula di TIM Jakarta

Portal Teater - Empat puluh enam tahun lalu, di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta. Pada sebuah rumah yang merupakan perumahan penjaga Kebun Binatang Raden...

Terkini

Suara Penyintas Kekerasan Seksual dari “Belakang Panggung”

Portal Teater - Lentera Sintas Indonesia dan Institut Français d'Indonésie (IFI) Jakarta akan mempersembahkan teater musikal "Belakang Panggung" untuk menyuarakan kesunyian yang terkubur dari...

Taman Ismail Marzuki Baru dan Ekosistem Kesenian Jakarta

Portal Teater - Pembangunan Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru memasuki tahap pembongkaran fisik bangunan di kawasan TIM Jakarta. Karena komunikasi publik dari pihak Pemerintah Provinsi...

Perjalanan Spiritual Radhar Panca Dahana dalam “LaluKau”

Portal Teater - Sastrawan dan budayawan Radhar Panca Dahana (RPD) akhirnya kembali ke panggung teater setelah lama tak sua karena didera kondisi kesehatan yang...

Perkuat Ekosistem Seni Kota Makassar, Kala Teater Gelar Aneka Program

Portal Teater - Sejak terbentuk pada Februari 2006, Kala Teater cukup dikenal sebagai salah satu grup teater yang memiliki sistem manajemen yang solid. Dengan sekitar...

“the last Ideal Paradise”, Site-Specific Claudia Bosse untuk Indonesia

Portal Teater - Koreografer terkemuka Claudia Bosse berkolaborasi dengan seniman dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, dan Lampung akan menghadirkan karya site-specific mengenai terorisme, teritori,...