Teater Puskara Pentaskan Produksi Ke-4 Berjudul “Baba Yaga”

Portal Teater – Teater Puskara Universitas Prasetiya Mulya akan mementaskan “Baba Yaga” di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, selama dua hari, yakni 28 dan 29 November 2019, setiap pukul 19.00 WIB.

“Baba Yaga” merupakan produksi keempat grup teater kampus berbasis BSD Tangerang tersebut. Sebelumnya, Teater Puskara sudah mementaskan tiga karya, yaitu Troya (2017), Khatulistiwa (2018) dan Benarkah Cinta Sudah Mati (2019).

Pentas akhir tahun komunitas teater yang berdiri tahun 2017 ini disutradarai Venantius Vladimir Ivan dengan pimpinan produksi Desmonda Theodora.

Venantius mengatakan, pementasan produksi keempat Teater Puskara ini merupakan sebuah kerja keras yang luar biasa dari segenap pelaku teater di komunitas teater tersebut.

Karenanya, ia sangat berterima kasih kepada seluruh panitia dan kru yang telah mendukung pementasan ini.

“Tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata betapa saya merasa senang dan tersanjung karena pementasan Baba Yoga 2019 akan segera ditampilkan dan dilaksanakan,” ungkapnya melalui pernyataan tertulis.

Desmonda pun mengungkapkan, sebagai grup teater kampus yang masih muda, Teater Puskara telah berhasil pentas dua kali selama setahun.

Tentu, hal itu didorong oleh pengorbanan dan cinta yang luar biasa dari segenap elemen, baik pihak kampus, panitia maupun kru dan performer.

“Tawa, tangis, canda sudah kami lalui, bahkan jerih payah panitia dan performer telah kami tuangkan dalam pementasan ini,” katanya.

“Baba Yaga” berkisah tentang seorang perempuan tua yang suka mengejar dan menculik anak-anak untuk dimakan.

Dalam cerita rakyat bangsa Slavia, khususnya di Rusia, Baba Yaga digambarkan sebagai karakter buruk dan berwatak antagonis. Ia tinggal di sebuah gubuk kecil.

Dalam cerita rakyat Slavia, nama Baba Yoga terdiri dari dua kata: baba berarti wanita tua atau nenek dan yoga yang berarti pemalas. Dalam penyebutan sehari-hari, istilah Baba Yaga berbeda-beda dalam masyarakat Slavia.

Bagaimana kisah selengkapnya, datang dan saksikan sendiri sahabat teater!

*Daniel Deha

Baca Juga

Merayakan Hari Teater Dunia Di Tengah Corona

Portal Teater - Keprihatinan yang mendalam saya sampaikan kepada seluruh rekan teater Indonesia yang sejak Februari 2020 harus membatalkan atau mengundurkan waktu pertunjukkan. Hal itu...

Pekerja Teater Manfaatkan Media Daring untuk Tetap Bekerja

Portal Teater - Para pelaku teater memilih bekerja dari rumah di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang terus meluas. Tidak hanya di Indonesia, sejumlah...

Cegah Covid-19 Baru, China Batasi Akses Wisatawan Asing

Portal Teater - Untuk mencegah penyebaran virus corona baru, otoritas China sementara waktu akan menutup perbatasannya untuk sebagian besar wisatawan asing. Penutupan akses tersebut...

Terkini

Tujuh Program Studiohanafi Ditunda Karena Corona

Portal Teater - Meluasnya penyebaran virus corona, di mana saat ini tercatat sudah 27 provinsi di Indonesia terpapar dan mungkin akan menghantam seluruh penduduk,...

Merayakan Hari Teater Dunia Di Tengah Corona

Portal Teater - Keprihatinan yang mendalam saya sampaikan kepada seluruh rekan teater Indonesia yang sejak Februari 2020 harus membatalkan atau mengundurkan waktu pertunjukkan. Hal itu...

Cegah Covid-19 Baru, China Batasi Akses Wisatawan Asing

Portal Teater - Untuk mencegah penyebaran virus corona baru, otoritas China sementara waktu akan menutup perbatasannya untuk sebagian besar wisatawan asing. Penutupan akses tersebut...

Transmisi Virus Corona Tak Terbendung, AS Terbanyak

Portal Teater - Transmisi virus corona terus meluas. Ini menunjukkan bahwa penyebaran corona makin tak terbendung di tengah ketidaksiapan dan kelambanan negara-negara untuk mencegahnya....

Dewan Kesenian Inggris Luncurkan Rp2,9T Untuk Sokong Industri Seni

Portal Teater - Dewan Kesenian Inggris atau Arts Council England (ACE) telah meluncurkan paket tanggap darurat senilai £160 juta atau setara Rp2,9 triliun (kurs...