Teater Stasiun Akan Pentaskan “Memory Disorder” di Cirebon

Portal Teater – Teater Stasiun (Jakarta) kembali menyuguhkan pertunjukan teater “Memori Disorder”, kisah tentang tiga orangtua yang mengalami peristiwa traumatik pada masa mudanya. Naskah ini sebelumnya pernah dipentaskan pada Djakarta Teater Platform 2018.

Ditulis dan masih disutradarai Edian Munaedi, kali ini Teater Stasiun mementaskannya di Gedung Kaliandra Radar TV Cirebon, Jawa Barat, pada 27 Oktober 2019 (pukul 14.00 dan 19.00 WIB).

Joind Bayuwinanda dalam sebuah pernyataan tertulis menyebut lakon “true story” ini ditulis dan disutradarai menggunakan metode teks dan koreografi yang lahir sebagai “perasaan atau prasangka yang tak berbentuk menjadi penghubung sebab akibat” (amorphous) dan mengalir sehingga gagasan drama ini nampak seperti mustahil.

Diceritakan, ketiga orang-orang tua ini pada masa mudanya bersahabat. Meski begitu mereka memiliki garis hidup yang berbeda.

Dengan mengambil latar peristiwa Timor Timur (Timtim) melalui representasi tokoh Bram (diperankan Joind Bayuwinanda), naskah ini sebenarnya lebih condong ke kisah Bram yang ditinggal pergi anak dan istrinya setelah mengalami sebuah peristiwa kecelakaan.

Selain Bram, lakon ini juga mengangkat kisah Bardi (diperankan Indra Prasto) yang introvert dan tertekan karena sering mendapat perlakuan tidak adil semasa hidupnya, terutama oleh Bram.

Merry (diperankan Anggun Anggendari), sosok perempuan yang trauma dan kehilangan masa depannya karena diperkosa Bram dan kemudian hamil, juga menjadi narasi penting dari pentas ini.

Ingatan dan memori masa lalu mereka menjadi bayang-bayang yang selalu muncul bila terkena cahaya.

Bram adalah laki-laki uzur yang kesepian dan hanya ditemani pembantu yang juga adalah temannya, Bardi. Setelah kepergian istrinya, ia menghadirkan kerinduan terhadap bayangan istrinya dengan memperlakukan boneka peninggalan istrinya layaknya manusia.

Bardi pun akhirnya mengikuti irama hidup Bram, dan membuatnya terlihat gila seperti Bram yang hidup dengan pikiran-pikiran ganjil.

Saban hari, datanglah Merry justru membongkar memori kelamnya. Merry hadir justru ketika Bram ingin membongkar kesalahan masa lalunya. Meski keangkuhan mencoba menahannya.

Inilah yang disebut Post Traumatic Stress Disorder (PTSD), gejala mental akibat trauma masa lalu. Penyakit phsyco ini terjalin diantara Bram dan Bardi hingga masa tua mereka. Implikasinya, mereka seolah hidup secara dalam ruang waktu, meski tampak tanpa tanda-makna.

Pentas "Memory Disorder" oleh Teater Stasiun di Cirebon, Minggu (27/10). -Dok. Teater Stasiun
Pentas “Memory Disorder” oleh Teater Stasiun di Cirebon, Minggu (27/10). -Dok. Teater Stasiun

Hasil Riset

“Memori Disorder” berangkat dari observasi yang dilakukan Edian Munaedi, di mana narasi pertunjukan ini berangkat dari kisah seorang kerabat sang sutradara, seorang mantan tentara di Timtim yang setelah ditinggal mati istrinya.

Merasa kesepian karena sendirian, sang tentara mulai menunjukkan tanda-tanda paranoia, yaitu perasaan diikuti, dan mendengar suara-suara tak jelas.

Dalam ilmu kedokteran, “memory disorder” adalah istilah untuk menyebut kerusakan pada struktur saraf yang menangani penyimpanan dan pengumpulan ingatan.

Rusaknya struktur saraf ingatan ini dipicu oleh banyak hal, di antaranya adalah usia tua dan pengalaman traumatik. Bagi penderitanya, bisa memunculkan perilaku yang ganjil dan “gila”.

Pengalaman mantan tentara yang menjadi latar penokohan Bram, memancing keingintahuan Edian terhadap pengalaman gangguan kejiwaan hingga akhirnya memunculkan gagasan pementasan ini.

Riset, penelusuran dan observasi pun dilakukan hingga ke sebuah panti werda. Pada akhirnya menghasilkan “Memori Disorder” yang membangun makna dalam ruang lingkup pribadi, dan menghasilkan pandangan reflektif yang juga personal.

Teater Stasiun sendiri merupakan kelompok teater yang berdiri sejak 1993 dan diprakarsai oleh aktivis Karang Taruna Kelurahan Angke, Jakarta Barat. Nama “stasiun” diambil karena lokasi yang dekat dengan Stasiun Angke.

Latihan Pentas "Memory Disorder" oleh Teater Stasiun. -Dok. @teaterstasiun.
Latihan Pentas “Memory Disorder” oleh Teater Stasiun. -Dok. @teaterstasiun.

Tim Produksi

Aktor/Pemain:

Joind Bayuwinanda
Indra Prasto
Anggun Anggendari
Rahmadi Silmi

Pendukung Pentas:

Madin Tyasawan
Dewo Dewo
@azisdying
Sentanu Sentanu
Dedi Kampleng
Away Enawar
Buyung E-r
Dony Lazuardi

Berikut cuplikan salah satu pentas Teater Stasiun, “Teroris”

*Daniel Deha

Baca Juga

31 Film Hollywood Terdampak Virus Corona

Portal Teater - Hollywood sebagai simbol bisnis hiburan terbesar dunia sepenuhnya merasakan efek pandemi virus corona (Covid-19) yang kini sedang melanda dunia. Setidaknya ada 31...

Rilis Tujuh Film Anyar Indonesia Tertunda

Portal Teater - Pandemi virus corona (Covid-19) memberikan pukulan berat bagi seluruh lini bisnis dan industri di dunia saat ini. Mulai dari seni, budaya,...

Tarik Ulur Pemerintah Terapkan Lockdown

Portal Teater - Pemerintah Indonesia masih berpikir keras untuk menetapkan kebijakan lockdown atau penutupan akses suatu wilayah atau negara. Hal itu mengingat kondisi politik...

Terkini

Tujuh Program Studiohanafi Ditunda Karena Corona

Portal Teater - Meluasnya penyebaran virus corona, di mana saat ini tercatat sudah 27 provinsi di Indonesia terpapar dan mungkin akan menghantam seluruh penduduk,...

Merayakan Hari Teater Dunia Di Tengah Corona

Portal Teater - Keprihatinan yang mendalam saya sampaikan kepada seluruh rekan teater Indonesia yang sejak Februari 2020 harus membatalkan atau mengundurkan waktu pertunjukkan. Hal itu...

Cegah Covid-19 Baru, China Batasi Akses Wisatawan Asing

Portal Teater - Untuk mencegah penyebaran virus corona baru, otoritas China sementara waktu akan menutup perbatasannya untuk sebagian besar wisatawan asing. Penutupan akses tersebut...

Transmisi Virus Corona Tak Terbendung, AS Terbanyak

Portal Teater - Transmisi virus corona terus meluas. Ini menunjukkan bahwa penyebaran corona makin tak terbendung di tengah ketidaksiapan dan kelambanan negara-negara untuk mencegahnya....

Dewan Kesenian Inggris Luncurkan Rp2,9T Untuk Sokong Industri Seni

Portal Teater - Dewan Kesenian Inggris atau Arts Council England (ACE) telah meluncurkan paket tanggap darurat senilai £160 juta atau setara Rp2,9 triliun (kurs...