Agustus 11, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Teleskop Luar Angkasa Hubble telah menemukan sesuatu yang 'aneh' di alam semesta

Teleskop James Webb untuk mengamati Uranus dan Neptunus

Hanya satu pesawat ruang angkasa yang pernah menjelajahi Neptunus dan Uranus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Teleskop Luar Angkasa James Webb akan segera fokus pada dua “raksasa es” yang menarik, yaitu planet. Uranus dan Neptunus. Kedua planet akan menjadi target setelah Webb merilis gambar operasional pertamanya pada 12 Juli.


Mata tajam dan lokasi luar angkasa Webb akan sangat berharga dalam mengungkap detail tentang dua dunia ini. Sejauh ini, hanya satu pesawat ruang angkasa (Voyager 2) yang menjelajahi kedua planet secara singkat pada 1980-an.


Sejak itu, para ilmuwan dipaksa untuk memantau cuaca menggunakan beberapa teleskop Neptunus dan Uranus. Para ilmuwan ingin mempelajari komposisi dan suhu setiap atmosfer untuk mengetahui cara menentukan sirkulasi dan pola cuaca di sana.


Sebagai masyarakat panggilan untuk misi ke Uranus dan Neptunus, Webb merupakan kesempatan untuk melihat dunia ini dalam definisi tinggi untuk mempelajari lebih lanjut tentang perbedaan mereka dari Jupiter dan Saturnus. Neptunus dan Uranus lebih kecil. Keduanya memiliki interior yang kaya hidrogen dan helium lebih sedikit daripada Saturnus dan Jupiter.


“Hal utama yang dapat dilakukan WEBB, yang sangat sulit dicapai dari fasilitas lain, adalah memetakan suhu atmosfer dan komposisi kimianya,” kata Lee Fletcher, ilmuwan planet di University of Leicester di Inggris. Sebuah publikasi di Space Telescope Science Institute (STScI) di Baltimore, melaporkan Ruang angkasaAhad (10/7/2022).


“Kami berpikir bahwa cuaca dan iklim raksasa es akan memiliki karakter yang berbeda secara fundamental dibandingkan dengan raksasa gas,” kata Fletcher.


Rentang panjang gelombang inframerah pertengahan web akan memungkinkan peneliti untuk membedakan gas di atmosfer atas planet.

READ  Dengan demikian pemerintah kota dan pemerintah provinsi bersatu kembali