Memuat…
Sabtu (6/8/2022) Deva sukses memuaskan 19 ribu Balarama dengan konser bertajuk Legend Never Die di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta. / Foto: Thomas Mangalla
Momen untuk merayakan perjalanan 30 tahun ini seperti memberikan Teva 19 sebuah mesin waktu. Deva 19 membawakan total 30 lagu dari berbagai album Deva 19 yaitu Ari Lasso, Ones, beserta 4 penyanyinya di atas panggung selama 3 jam. McCall, Wirshaw dan Yello, drummer Duo Nugros.
Konser Indonesia dibuka dengan menyanyikan lagu Raya dan video teaser tentang perjalanan hidup Dewa 19. Staf Dev juga tampil di atas panggung dengan pakaian serba hitam.
Baca selengkapnya: Kekayaan orang tua habis oleh pesulap merah Riba: Sampai sekarang saya sepenuhnya menentang Riba
Di awal pertunjukan, penyanyi baru Dewa 19 Virzha dan Ello langsung menyanyikan lagu Restoe Boemi, Kita Tak Cinta Lagi.
Ahmad Thani, sang leader band, ingin memperkenalkan cerita lagu tersebut, sekaligus menguji dua penyanyi baru dan bertanya kepada Ello dan Virsha tentang tahun pembuatan lagu dan album tersebut.
“Lagu berikut ini ditulis pada tahun 1993 oleh Erwin Prasetya, 21 tahun, Al-Fatiha. Dia menciptakan nada dan saya menulis lirik dalam bahasa Inggris. Album kedua dirilis pada tahun 1994, 24 tahun dan dirilis di platform digital,” ujar Ahmad Thani.
Selanjutnya, Deva 19 membawakan Still Im Sure Love Again, Crazy Love dari album Laskar Sinda dan lagu terbaru berjudul Juliet.
Sesi berikutnya menampilkan Virsha yang dengan lancar membawakan peran vokal yang serak, cukup menyanyikan lagu Sidi Nurbaya, Bunga, Aku Milikmu dan Larut.
“Sarjana alkohol. Penginjil budaya pop. Ahli kopi ekstrem. Penggemar bir. Penggemar perjalanan. Ahli twitter ramah hipster.”
More Stories
6 Rekomendasi Film di Netflix Minim Konflik, Cocok untuk Santai
Oblet C Doyal pernah ingin menukar Rolls Royce milik Rafi Ahmed tetapi menolak mentah-mentah.
Reaksi Lali berjudul Kehamilan – Aborsi karya Nikita Mirzani