Januari 17, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Alasan mengapa siang hari lebih panjang dari siang hari di Jawa Tengah

Semarang, IDN Times – Pergerakan matahari di bagian selatan bumi telah menciptakan fenomena baru di Jawa Tengah.

1. Matahari yang bergulung sebelumnya adalah fenomena alam

Foto / Antara Asef Badulrahman

Chettioji Prayogi, Kepala Pusat Geofisika Pancharnekara, mengatakan pergerakan matahari ke selatan bumi selama bulan ini lebih tinggi dari kondisi bulan sebelumnya.

“Ini fenomena alam. Pasalnya pergerakan matahari saat ini berada di belahan bumi selatan. Jadi hari ini di belahan bumi selatan siang hari akan lebih lama dari waktu malam hari,” kata Aji kepada ITN Times melalui WhatsApp, Selasa. (29/12/2020).

Dia mengatakan, dampak bentuk elips dari orbit Bumi mengelilingi Matahari juga menyebabkan perubahan fenomena yang terus berubah dan tenggelam setiap tahun.

Baca juga: Bisakah Gerhana Matahari Total 14 Desember 2020 Terlihat di Indonesia?

2. PMKG: Matahari terbit awal November lalu

Lanjutkan membaca artikel di bawah ini

Pilihan Editor

Makan siang di Jawa Tengah lebih panjang dari waktu malam, itulah sebabnyaPengukur intensitas sinar matahari petugas PMKG atau Campbell Stokes (Foto Andara / Asef Badulrahman)

Hal senada diungkapkan Rukman Nugraha, peneliti junior jurusan astronomi di PMKG. Menurutnya, secara astronomis gerakan semu matahari tampak berubah posisinya dari belahan bumi utara pada 22 Juni atau lebih dikenal dengan summer solstice, kemudian bergerak ke ekuator dan menuju ke selatan bumi atau istilah winter solstice.

Dia mengatakan, sejak perubahan pergerakan matahari yang tampak, warga belahan bumi selatan bisa merasakan siang hari bulan ini lebih lama dari bulan sebelumnya. “Jadi, kami melihat matahari terbit dini hari di bulan November,” kata Rukman kepada IDN Times secara individual.

3. Matahari terbit dini hari di Semarang pada tanggal 05.09 November WIB

Makan siang di Jawa Tengah lebih panjang dari waktu malam, itulah sebabnyaWeb

Kondisi ini otomatis berdampak pada perubahan waktu siang dan malam di Semarang yang sepertinya berlangsung sangat cepat.

READ  Kapten timnas Indonesia Andritani Artiasa difitnah karena masuk nominasi FIFA Football Awards 2020

Menurut ceritanya, peristiwa magrib di Semarang muncul pada akhir Mei, yakni pukul 17.28 WIB dan pertengahan Oktober pukul 17.31 WIB. Waktu sunset terakhir terjadi pada akhir Januari pukul 18.04 WIB.

Sedangkan waktu sunrise awal di Semarang terjadi pada 13 November yang terjadi pada pukul 05.09 WIB. Waktu sunrise terakhir di Semarang terjadi pada pertengahan Juli pukul 05.51 WIB, jelasnya.

Baca Juga: 8 Fakta Menarik Tentang Matahari yang Belum Diketahui Orang!