Februari 26, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Baliho HRS yang lebih bermasalah, Rocky Jerung berbicara seperti ini

Rocky Jerung adalah seorang pengamat politik.  (Foto: JPNN / RIcardo)

Rocky Jerung adalah seorang pengamat politik. (Foto: JPNN / RIcardo)

GenPI.co – Aksi Fraksi DNA Kodam Jaya yang merusak papan reklame Habib Risik Shihab dari wilayah Jakarta ini menuai pro dan kontra.

Salah satu komentatornya adalah pengamat politik Rocky Kerung.

Baca lebih lajut: Tentara menghapus papan reklame, anak buah Habib Reeseek: Pelecehan!

Dalam video percakapannya dengan Herzubeno Arif yang diunggah di YouTube, Rocky menentang pembungkaman istana atas manuver warga Bangladesh Jaya Maya DN Dudung Abdurachman dan anggotanya.

Menurutnya, Bangdam merasa telah mendapat izin rahasia dari istana untuk bersikap seperti itu.

“Phantom menganggap bahwa istana mungkin diam-diam mengizinkan kesepakatan uji coba untuk menunjukkan bahwa persatuan bangsa sedang memburuk,” katanya seperti dikutip, Senin (23/11).

Selain itu, mantan dosen Universitas Indonesia menganggap istana itu sebagai uji air politik dan digunakan dalam umpan Phantom.

Rocky beralasan, peristiwa pembongkaran baliho tersebut dinilai masyarakat sebagai upaya pembajakan istana menjadi sesuatu yang samar-samar digambarkan oleh Pangtam Jaya.


READ  Laporan terakhir Combus Yusri tentang kasus ke-6 penembakan FBI Lasker