Budi Karya: Seni adalah Ruang Keseimbangan Hidup

Portal Teater – Indonesian Art Festival 2019 (dulunya bernama Pesta Seni Rupa) dibuka oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (10/11). Pameran ini diikuti 200 seniman dari berbagai daerah Indonesia.

Budi Karya dalam sambutannya mengatakan, manusia pada dasarnya memerlukan kesenian untuk menyeimbangkan aktivitas yang lainnya.

“Seni adalah satu ruang lain, seni adalah satu kegiatan harus kita kembangkan karena dari senilah keseimbangan ada di situ,” kata Budi Karya, Minggu (10/11), melansir kumparan.com.

Sebagai ruang keseimbangan, seni tidak hanya digeluti oleh para seniman tulen. Tetapi dapat saja dilakukan oleh orang-orang yang memiliki minat dan bakat di bidang tersebut.

Salah satu contohnya adalah Elek Yo Band yang personelnya diisi oleh menteri. Mereka yang terlibat dalam grup musik sadar bahwa seni merupakan sarana yang paling tepat untuk membuat hidup mereka lebih seimbang.

“Kami mau cerita, kan ada Elek Yo Band, grup musik dari temen-temen menteri. Saya itu terakhir SMA bergitar. Sebagai orang sibuk butuh keseimbangan, dan juga kegembiraan,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Budi Karya berpesan agar para seniman bisa terus berkarya dengan cara-cara dan gagasan-gagasan yang baru sehingga bisa memberikan warna bagi perkembangan kebudayaan Indonesia.

“Para pelukis juga harus melalukan cara-cara yang baru sehingga memberikan warna yang baru,” ungkapnya.

Selain membuka pita festival, Budi Karya juga menyaksikan karya-karya lukisan para seniman yang dipamerkan di Museum Nasional Indonesia.

Helatan yang berlangung sepanjang 9-18 November 2019 ini merupakan inisiatif dari Bengkel Pelukis Militan Indonesia, perkumpulan pelukis yang bertujuan mengangkat tradisi budaya Indonesia, yang bekerja sama dengan putri maestro seni lukis Affandi, Kartika Affandi.

Ada sekitar 100 stan pameran akan ikut berpartisipasi dan memamerkan hasil karya lukisan, patung, dan instalasi seni dari seniman terkenal dalam negeri.

Edukasi Generasi Milenial

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid menyatakan event ini merupakan pergelaran seni rupa Indonesia yang penting untuk mengedukasi generasi milenial sebagai penerus bangsa Indonesia supaya terus melestarikan kesenian dan kebudayaan Indonesia.

Selain pameran lukisan, patung, dan seni instalasi, festival ini juga akan diisi serangkaian acara lainnya seperti workshop seni lukis bersama R.M. Yos Soesilo dan Kartika Affandi, batik bersama Hartadi dan instalasi bersama Timbul Raharjo.

Anggota Komisi X DPR Ferdiansyah mengatakan, acara pameran ini sudah selayaknya mendapat dukungan. Sebab bertujuan mengembangkan destinasi wisata sejarah ataupun budaya dan meningkatkan jumlah wisatawan lokal dan mancanegara.

“Banyak seniman lukis tanah air yang berbakat dan memiliki karya yang mengagumkan. Hal ini menjadi bagian dari kebudayaan yang harus kita dukung. Penyelenggaraan In-Art 2019 dapat menjadi wadah bagi anak negeri untuk memamerkan karyanya,” ungkapnya, Selasa (5/11), melansir antaranews.com.

*Daniel Deha

Baca Juga

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

Terkini

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Kolaborasi sebagai Praktik Intervensi Membongkar Kebekuan Teater

Portal Teater - Mengapa praktik-praktik penciptaan karya seni sekarang mengarah ke kerja kolaborasi? Praktik-praktik kolaborasi dalam kerja artistik terutama berakar ketika mulai munculnya studi-studi inter-kultur,...

Museum MACAN Gandeng OPPO Gelar “Arisan Karya” Edisi Terakhir

Portal Teater - Setelah sukses di dua ronde pertama, Museum MACAN kembali menggelar program "Arisan Karya" edisi terakhir. Program suntikan motivasi bagi ekosistem seni Indonesia...

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...