Januari 22, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Gubernur Jawa Timur Kofifa Inder Paravansa

Dengan demikian pemerintah kota dan pemerintah provinsi bersatu kembali

Surabaya, CNN Indonesia –

Plt Walikota (PLD) Walikota Surabaya Wisnu Shakti Bhuvana Temui Gubernur Jawa Timur Kofifa Indar Paravansa Jumat (25/12) di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Di hari kedua sebagai penjabat walikota, Visnu membahas penanganan Govt-19 di Surabaya dan menyatakan akan menjalin kembali koordinasi antara Pemprov Surabaya dan Pemprov Jatim.

“Sehingga bisa dipertemukan kembali untuk urusan pemerintahan sehingga Pemprov Surabaya dan Pemprov Jatim bisa bersatu kembali,” kata Wisnu usai pertemuan.


Pertemuan keduanya berjalan dengan baik. Wisnu mengaku sudah mengenal Kofifa sejak lama. Bahkan politisi PTI-B itu menyebut Kofifa dekat dengan keluarganya.

“Sebenarnya Bu Kofifa dan aku sudah saling kenal sejak lama. Selain itu, dia dan ibuku memang dekat. Begitu pula dengan Babak. [Soetjipto Soedjono] Bersama. Jadi kami sudah mengenalnya sejak lama, ”ujarnya.

Visnu mengatakan, hasil pertemuan tersebut menunjukkan bahwa dirinya dan Kofifa sepakat untuk bersama-sama menangani penyebaran Govt-19 di Surabaya. Apalagi menjelang tahun baru 2021.

“Pusat Jawa Timur itu Surabaya. Apalagi menjelang tahun baru. Tadi kita sepakati,” ujarnya.

Gubernur Jawa Timur Kofifa Inder Paravansa. (CNN Indonesia / Farid)

Nantinya, dia bersama Kofifa dan Forkobimta akan berkeliling Surabaya dan mengaktifkan kembali desa terjal tersebut.

“Tadi kita sepakat, insya’Allah, ke desa yang sulit akan kita aktifkan kembali, kemudian saya akan bersama gubernur, dengan forkobimta provinsi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wisnu Shakti Bhuvana telah resmi menunjuk Tri Rismaharini sebagai Plt Wali Kota Surabaya, menggantikan mantan Menteri Sosial Republik Indonesia sebagai Wakil Walikota Jawa Timur Hindi Paravansa Surabaya.

Wisnu Shakti diangkat menjadi Plt Wali Kota Surabaya dengan mengeluarkan Surat Perintah Gubernur Jawa Timur Nomor 131/1143 / 011.2 / 2020. Radiogram Kementerian Dalam Negeri Nomor 131.35 / 7002 / OTDA tanggal 23 Desember 2020 menyebutkan, keputusan tersebut diambil berdasarkan tanda tangan Dirjen OTDA.

READ  Asisten Presiden Hukum FBI: Ada kekhawatiran, ada ketakutan selain dia

Penunjukan PLD itu kontradiksi karena Tri Rismaharini mengakui Wali Kota Surabaya belum mundur. Ia mengatakan telah mendapat izin dari Presiden Joko Widodo untuk menjabat secara serentak.

(frd / pmg)

[Gambas:Video CNN]