Februari 26, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Detik-detik TNI AL menarik kapal asing Taiwan, sekaligus sasis

Sabtu, 23 Januari 2021 – 09:49 WIB

Kapal angkatan laut Indonesia KRI Usman Harun (USH) -359) Sebuah kapal penangkap ikan asing dengan bendera Taiwan ditangkap pada hari Jumat karena melakukan kegiatan penangkapan ikan ilegal di perairan Neduna Utara, yurisdiksi nasional Indonesia. Foto: Dok. Angkatan Laut Indonesia

jpnn.com, Jakarta – Kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal dengan bendera Taiwan pada Jumat (22/1) di Laut Neduna Utara, yurisdiksi nasional Indonesia.

“Saat patroli rutin oleh KRI Usman Harun-359 Jumat ini, kapal-kapal nelayan asing melakukan aktivitas ilegal dengan bendera Taiwan,” tulis Panglima Cormora I Laksamana Muda DN Abdul Rasyid dalam surat kepada Andara, Jumat (22/1). Kata dalam pernyataan itu. ) Malam.

“Saat ini kapal penangkap ikan asing tersebut sedang dibawa ke lokasi AL Ranoy DNI untuk penyelidikan lebih lanjut.”

Komitmen Panglima TNI Laksamana DN Yudo Marcono sudah jelas, dan dia mengatakan TNI AL tidak akan segan-segan menindak segala bentuk penyimpangan di perairan yurisdiksi nasional Indonesia.

KRI USH-359 yang rutin berpatroli dibawah kendali operasional Gormada Marine Combat Group I (Guspurla Gormada I) (FGO), menangkap ikan di Kawasan Ekonomi Khusus Indonesia (North Nethuna) Terdeteksi koneksi asing yang diduga kapal.ZEEI).

Komandan KRI Usman Harun (USH) -359 Kolonel Marinir (B) kemudian memerintahkan akses ke Alfred Saiful Citorus dan memastikan bahwa kapal tersebut melakukan aktivitas illegal fishing.

Kapal nelayan asing yang sadar akan keberadaan KRI berusaha menghindarinya dengan meningkatkan kecepatan ke utara.

Komandan KRI USH-359 memerintahkan General Risk Warship untuk memberi sinyal penghentian kapal penangkap ikan asing. Namun, kapal itu diabaikan.