Maret 2, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Foto Pilar Berisiko Robek di Acara HUT Indosier, Tim Kreatif Indosier Dikritik Netizen

Foto Pilar Berisiko Robek di Acara HUT Indosier, Tim Kreatif Indosier Dikritik Netizen

Sebuah video menjadi viral menunjukkan banyak orang melakukan sandiwara di atas panggung.

Orang-orang ini melakukan beberapa demonstrasi, salah satunya merobek-robek foto Biliar berisiko.

Kelompok orang ini dikenal dengan Tim kreatif Indo. Mereka terungkap menari dan mengolok-olok pertunjukan di Indosier di atas panggung.

Baca selengkapnya: Gegabah publik, Iis Dahlia membeberkan kondisi Devano saat ini

Hal itu mereka lakukan sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Indosian yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Video tersebut diunggah ulang di akun YouTube Mifta TV dengan judul Viral Detik-detik foto pilar Risqui yang sobek saat acara berlangsung. HUT IndocinaNetizen Marah”.

Tim Kreatif Indosiar (Youtube/Miftah’s TV)

Perhatian netizen salah arah dengan sosok wanita berkemeja merah yang merobek foto wajah Risky Billiard di depan penonton.

Baca selengkapnya: Sunan Kalijaga Beri Solusi Kasus KDRT Venna Melinda: Seperti Bu Lesti dan Pilar Massa Aja

Netizen merasa sedih dan kesal dengan sikap tim kreatif tersebut Jawa Timur dan Biliar Berisiko.

“Ya Tuhan, manusia tidak bisa saling menghormati, malahan mereka saling meninggalkan,” tulis akun Yeon.

“Ini yang pantas dilihat jutaan orang, betapa hinanya mereka. Semoga Lesler terus menang dan mata pencahariannya stabil, Amin,” tulis Mendes.

Baca selengkapnya: Betrand Peto, Ruben Onsu: Onyo

Akun Linda berbunyi, “Ya Tuhan, bagaimana kru Indosian dapat melakukan begitu banyak, bagaimana dapat melakukan begitu banyak …”

“Itu namanya jomblo, gila, alhamdulillah no dede lesti. Saya juga tidak melihat orang Indo. Mudah-mudahan Allah SWT menghukum orang jahat dengan tidak sengaja, ingat dapat hukuman. Pasti apply,” tulis akun Ferry.

Lihat berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

READ  Ini adalah gaun Chiahrini, bersama dengan ratusan ribu sepatu lainnya, hingga ia dituduh melakukan koreksi warna, yang dikenal sebagai ulat kayu.