Galeri Diskusi “Drama Penonton” Festival Teater Jakarta 2019

Portal Teater – Diskusi “Drama Penonton” digelar di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (16/11) sore menghadirkan tiga narasumber, yaitu Afrizal Malna, Sri Bramantyo, dan Mayumi Haryoto.

Dimoderatori oleh Arkan Tanriwa, diskusi yang menggali kata kunci tema Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 ini berlangsung alot.

Afrizal Malna, Ketua Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menegaskan, satu hal yang menjadi kendala bagi perkembangan ekosistem dan matarantai seni pertunjukan adalah tidak berjalannya distribusi pengetahuan dan estetika teater.

Penulis buku “Teater Kedua” (2019) itu menantang kinerja pemerintah dalam mendukung pengembangan kesenian.

Afrizal mempertanyakan, bagaimana jika karya yang sama, setelahnya, bisa dipentaskan di tempat lain. Indonesia memiliki 34 provinsi dan ini sangat memungkinkan terdistribusinya pengetahuan kepada khalayak yang lebih luas.

Ia melihat, pemerintah di satu sisi belum bekerja sungguh-sungguh memecahkan kemelut tersebut. Pemerintah lebih cenderung melakukan kegiatan seremonial, misalnya membuka dan menutup festival atau event kesenian tertentu.

Kontinuitas Pertunjukan

Sri Bramantyo Abdinagoro, salah satu narasumber diskusi menegaskan, kenyataan bahwa ada yang suka dan tidak suka menonton disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah produk atau karya teater yang belum memenuhi kebutuhan penonton teater.

Hal lainnya adalah kontinuitas pertunjukan yang dilakukan grup-grup teater yang umumnya tidak berjalan dengan baik. Belum ada “aliran” dan distribusi yang memadai antara grup teater dengan penonton.

Kerap terjadi, grup teater hanya mementaskan karya hanya untuk event atau momen tertentu, dan belum memiliki kalender pertunjukan yang baik.

Menurut Bramantyo, frekuensi pertunjukan yang tersendat-sendat dapat mengganggu kesukaan dan kecintaan penonton terhadap grup dan produk teater.

Pertunjukan Tanpa Penonton

Sementara Mayumi Haryoto, kurator pameran “Drama Penonton” FTJ 2019 dalam kesempatan itu mencontohkan, di luar Indonesia, di Amerika Serikat, misalnya, mal-mal dapat direnovasi atau dirancang untuk arena pertunjukan teater.

Apa yang lagi trend di AS adalah immersive theatre, yaitu sebuah pentas yang menghilangkan panggung dan membenamkan penonton dalam pertunjukan itu sendiri.

Pengalaman Melibatkan Penonton

Meski penonton tidak dikonfirmasi sebelumnya, tapi ketika penonton dijadikan bagian dari pertunjukan, itu akan mempunyai jalan cerita tersendiri.

Di Yogyakarta, pada bulan akan diadakan event teater. Abi ML, pelaku teater generasi baru Jakarta, dan teman-temannya akan mengikuti event tersebut.

Konsepnya hampir sama seperti immersive theatre, di mana panitia meminta agar peserta mencari spot pertunjukan sendiri di sekitaran lokasi kegiatan dengan sekurang-kurangnya memiliki 25 penonton.

Foto-Foto Diskusi

Berikut kami lampirkan beberapa foto selama proses diskusi berlangsung.

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Afrizal Malna, Ketua Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) menjadi pemantik dalam diskusi “Drama Penonton” yang dilakukan di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (16/11). Dok – portalteater.com

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Sri Bramantyo Abdinagoro, salah satu pembicara dalam diskusi “Drama Penonton” menjelaskan persoalan kontinuitas pertunjukan yang dilakukan grup-grup teater yang umumnya tidak berjalan dengan baik masih menjadi masalah ketiadaan “aliran” dan distribusi yang memadai antara grup teater dengan penonton. Dok – portalteater.com

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Mayumi Haryoto, kurator pameran “Drama Penonton” Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 turut hadir sebagai pembicara dalam diskusi yang dilakukan di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (16/11). Ia menekankan bahwa meski penonton tidak dikonfirmasi sebelumya, tapi ketika mereka dijadikan bagian dari pertunjukan, akan menjadi jalan cerita sendiri. Dok – portalteater.com

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Anggota Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ), Rita Matu Mona dan Adinda Luthvianti tampak turut ikut berdiskusi saat menghadiri diskusi “Drama Penonton” yang digelar di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (16/11) sore. Dok – portalteater.com

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Penonton dan seniman hadir dalam diskusi “Drama Penonton” yang digelar di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (16/11) sore. Selain narasumber, peserta diskusi juga diberi ruang untuk berpendapat soal Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 dalam diskusi tersebut. Dok – portalteater.com

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Menyimak, pengunjung Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 mendengar dengan cara seksama pemaparan para narasumber dalam diskusi “Drama Penonton” pada Sabtu (16/11) sore di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dok – portalteater.com

Galeri Diskusi "Drama Penonton" Festival Teater Jakarta 2019
Pengunjung Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 bukan hanya orang-orang Indonesia tetapi dari luar negeri juga. Dalam gambar tampak seorang wisatawan membaca sesuatu di area pameran “Drama Penonton” saat diskusi masih berlangsung di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Sabtu (16/11). Dok – portalteater.com

*Andi Andur

Baca Juga

Pekerja Teater Manfaatkan Media Daring untuk Tetap Bekerja

Portal Teater - Para pelaku teater memilih bekerja dari rumah di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang terus meluas. Tidak hanya di Indonesia, sejumlah...

31 Film Hollywood Terdampak Virus Corona

Portal Teater - Hollywood sebagai simbol bisnis hiburan terbesar dunia sepenuhnya merasakan efek pandemi virus corona (Covid-19) yang kini sedang melanda dunia. Setidaknya ada 31...

Melihat Dampak Konsumerisme terhadap Air

Portal Teater - Koji Yamazaki, 38 tahun, keluar dari sebuah tong sampah besar berwujud kontainer yang terbuat dari aluminium berwarna kuning karat. Ia hanya...

Terkini

Tujuh Program Studiohanafi Ditunda Karena Corona

Portal Teater - Meluasnya penyebaran virus corona, di mana saat ini tercatat sudah 27 provinsi di Indonesia terpapar dan mungkin akan menghantam seluruh penduduk,...

Merayakan Hari Teater Dunia Di Tengah Corona

Portal Teater - Keprihatinan yang mendalam saya sampaikan kepada seluruh rekan teater Indonesia yang sejak Februari 2020 harus membatalkan atau mengundurkan waktu pertunjukkan. Hal itu...

Cegah Covid-19 Baru, China Batasi Akses Wisatawan Asing

Portal Teater - Untuk mencegah penyebaran virus corona baru, otoritas China sementara waktu akan menutup perbatasannya untuk sebagian besar wisatawan asing. Penutupan akses tersebut...

Transmisi Virus Corona Tak Terbendung, AS Terbanyak

Portal Teater - Transmisi virus corona terus meluas. Ini menunjukkan bahwa penyebaran corona makin tak terbendung di tengah ketidaksiapan dan kelambanan negara-negara untuk mencegahnya....

Dewan Kesenian Inggris Luncurkan Rp2,9T Untuk Sokong Industri Seni

Portal Teater - Dewan Kesenian Inggris atau Arts Council England (ACE) telah meluncurkan paket tanggap darurat senilai £160 juta atau setara Rp2,9 triliun (kurs...