Galeri Pertunjukan “Malam Ke Seratus” Maura Lintas Teater

Portal Teater – Grup teater asal Jakarta Utara, Maura Lintas Teater mementaskan “Malam Ke Seratus” dalam Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 pada Jumat (15/11) malam.

“Malam Ke Seratus” sendiri diadaptasi dari naskah “Malam Terakhir” (Sotoba Komachi) karya Yukio Mishima dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Toto Sudarto Bachtiar.

Naskah ini menjadi salah satu kisah dalam Five Modern Noh Plays karya Yukio Mishima. Karya aslinya ditulis oleh Kanami, kemudian dikerjakan ulang oleh Yukio Mishima untuk teater modern Kanji.

Judul pertunjukan diubah menjadi “Malam Ke Seratus” sebab dalam naskah aslinya ada dialog tokoh penyair tentang – “Sembilan Puluh Sembilan Malam”.

Kata “malam terakhir” kemudian disinonimkan dan diperjelas menjadi “Malam Ke Seratus” oleh Maya Azeezah. Pentas ini diadakan di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Di tangan Maya Azeezah selaku sutradara, “Malam Ke Seratus” tampil cukup memukau penonton di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Tokoh, artistik, lighting dan seluruh materi pertunjukan mampu membuat pementasan tampak sangat elegan.

Berikut kami sajikan beberapa foto-foto pilihan selama pementasan  “Malam Ke Seratus” pada hari keempat FTJ 2019, Jumat (15/11).

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Pengunjung Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 memilih katalog gratis yang disediakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di halaman depan Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Dok – portalteater.com

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Meramal masa depan, pengunjung Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 duduk bersantai sambil meramal masa depan di depan stan asosiasi teater se-DKI Jakarta, Taman Ismail Marzuki pada Jumat (15/11) malam. Dok – portalteater.com

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Sejumlah Seniman duduk berdiskusi di depan stan asosiasi teater se-DKI Jakarta sambil menunggu penampilan “Maura Lintas Teater” yang menampilkan “Malam Ke Seratus” di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Jumat (15/11). Dok – portalteater.com

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Penjual di lapak yang disediakan oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) selama Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 tampak sedang menjelaskan produk jualannya kepada pengunjung pada Jumat (15/11). Dok – portalteater.com

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Merekam situasi, pengunjung Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 tampak sedang merekam sesuatu di ruang pameran “Drama Penonton” sebelum menyaksikan grup teater Maura Lintas Teater menampilkan “Malam Ke Seratus” di Lobby Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Jumat (15/11). Dok – portalteater.com

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Aktor Maura Lintas Teater dalam dalam pertunjukan teater berjudul “Malam Ke Seratus” di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Jumat (15/11). Dok – portalteater.com

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Maura Lintas Teater menampilkan “Malam Ke Seratus” diadaptasi dari naskah yang menjadi salah satu kisah dalam Five Modern Noh Plays karya Yukio Mishima. Karya aslinya ditulis oleh Kanami, kemudian dikerjakan ulang oleh Yukio Mishima untuk teater modern Kanji. Dok – portalteater.com.

Galeri Pertunjukan "Adaptasi Malam Terakhir"
Grup teater asal Jakarta Utara, Maura Lintas Teater mementaskan “Malam Ke Seratus” dalam Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 pada Jumat (15/11) malam. Dok – portalteater.com

*Andi Andur

Baca Juga

Bamsoet Ajak Milenial Nonton “Panembahan Reso” Mahakarya Rendra

Portal Teater - Masterpiece dramawan WS Rendra, "Panembahan Reso", akan dipentaskan ulang oleh kolaborasi GenPI.Co, JPNN.Com, Ken Zuraida, dan BWCF Society. Lakon yang menjadi buah...

Ini Delapan Pameran Seni Rupa Terbesar Tahun 2020

Portal Teater - Di negara manapun, pameran seni rupa tidak hanya dapat mengubah reputasi seniman dan karyanya, tapi juga kehidupan dan imajinasi publik yang menyerap...

Mengomentari Sanento Yuliman Hari Ini

Portal Teater - Saya bukan seorang seniman, tetapi sangat menikmati tulisan-tulisan Sanento Yuliman. Dia menulis untuk dipahami orang seperti sebuah tanggung jawab. Dia tidak...

Terkini

TEKO UI akan Pentas Teater Musikal Skala Besar di GKJ

Portal Teater - Teater Psikologi Universitas Indonesia (TEKO UI) akan mempersembahkan pentas teater musikal dengan skala besar selama dua hari, pada 13-14 Februari 2020...

“Anak Garuda”, Sebuah Inspirasi Merawat Mimpi

Portal Teater - "Anak Garuda", sebuh film yang diproduksi Butterfly Pictures telah resmi tayang perdana di seluruh bioskop di tanah air pada Kamis (16/1)...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...

“Senjakala” Kritik Seni di Era Digital

Portal Teater - Komite Seni Rupa Dewan Kesenian (DKJ) telah sukses menggelar pameran "Mengingat-ingat Sanento Yuliman (1941-1992)" di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki,...

Mengomentari Sanento Yuliman Hari Ini

Portal Teater - Saya bukan seorang seniman, tetapi sangat menikmati tulisan-tulisan Sanento Yuliman. Dia menulis untuk dipahami orang seperti sebuah tanggung jawab. Dia tidak...