Januari 30, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Ini sudah menjadi mimpiku sejak kecil

KOMPAS.com – Penjaga gawang kota Leicester Caspar Schmidt Dia mengatakan memenangkan Piala FA adalah mimpinya sejak dia masih kecil. Kemenangan ini juga dianugerahkan kepada mendiang Kun Vihkai Srivadanaprabha.

Di laga paruh kedua, Sabtu (15/5/2021), gol brilian Yuri Tilemans memberi Leicester City gelar Piala FA pertama dalam 137 tahun sejarah klub itu.

Leicester City membutuhkan dua penyelamatan fantastis dari Caspar Schmeichel untuk menyegel gelar di Stadion Wembley.

Usai pertandingan, Schmidt mengungkapkan bahwa mimpinya sudah menjadi kenyataan sejak kecil.

“Saya tidak bisa menggambarkannya,” kata Schmidt di situs BBC.

Baca juga: Hasil Chelsea vs Leicester – Sejarah, The Foxes memenangkan Piala FA!

“Hari yang luar biasa. Itu adalah sesuatu yang saya impikan sejak saya masih kecil. Kami selalu berbicara tentang memenangkan trofi demi trofi.”

“Penampilan hari ini, tekad dan ketangguhan kami, saya sangat bangga dengan semua orang yang berkontribusi membawa kami ke final. Mereka semua luar biasa.”

“Setiap orang yang bermain, semua orang di belakang layar, semua tim di belakang tim, staf medis, dan semua orang.”

“Inilah yang terjadi jika Anda yakin bahwa jika kita bekerja sama dan melakukan hal-hal dengan benar, Anda dapat melakukan apa yang Anda bisa.”

Caspar Schmeichel berterima kasih kepada pemilik klub yang meninggal secara tragis dalam kecelakaan helikopter pada tahun 2018, terutama mendiang Kun Wichai Srivadanaprabha.

Schmidt menyeret Ivory Roxrixor, pemimpin putra Kun Wich, dari tribun untuk ambil bagian dalam prosesi pengangkatan piala.

Jadilah gamenya Penjaga gawang Leicester City Caspar Schmeichel, putra mendiang Kun Wichai Srivadanaprabha dari Stadion Wembley, terlihat menarik untuk membantu mengangkat trofi Piala FA usai mengalahkan Chelsea, Sabtu (15/5/2021).

Penjaga gawang tersebut dekat dengan keluarga pemilik dan merupakan pemain pertama yang berlari ke tempat parkir Stadion King Power ketika helikopter Kun Wichai jatuh.

READ  Punya Prestasi Serupa Timnas Indonesia, Nepal Bisa Bikin Kejutan di Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023: Okezone Bola

Schmichel mengatakan hasilnya untuk almarhum Kun Wich.

“Tentu saja, kami memiliki fotonya di balik seragam kami, jadi dia selalu bersama kami. Ini yang kami impikan dan bicarakan sejak lama.”