Juni Nanti, Museum Nasional Pamerkan 1.500 Koleksi Museum Delft

Portal Teater – Museum Nasional Indonesia berencana memamerkan 1.500 benda-benda budaya koleksi eks Museum Nusantara Delft, Belanda, pada Juni mendatang.

Mengutip historia.id, pameran benda-benda hasil repatriasi yang dilakukan akhir tahun lalu itu diadakan setelah melakukan kajian konten dan kajian konservasi oleh tim ahli dari Direktorat Kebudayaan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dalam pameran nanti, setidaknya ada tujuh klasifikasi koleksi yang bakal dinikmati publik, yakni benda prasejarah, etnografi, arkeologi, numismatik dan heraldik, geografi, keramik dan sejarah.

Ada pula koleksi tekstil, wayang kulit dan wayang golek, mata uang, litografi, foto, perhiasan, dan senjata. Selain itu, beberapa model perahu, model rumah adat hingga figurine abad ke-13 hingga ke-14 dari Kerajaaan Majapahit pun ada.

Secara umum, benda-benda tersebut ditaksir berasal dari kisaran tahun 5000-1000 SM yang berasal dari Kalimantan (koleksi tertua) hingga era 1940-an.

Nilai benda-benda budaya tersebut ditaksir sekitar Rp17 milyar.

Selain pameran, koleksi-koleksi tersebut juga akan digunakan sebagai materi pelatihan konservasi dan sekolah konservasi bagi museum-museum di Indonesia.

Koleksi-koleksi yang dikembalikan dari Museum Delft ke Museum Nasional Indonesia pada akhir tahun lalu. -Dok. Fernando Randy/Historia.
Koleksi-koleksi yang dikembalikan dari Museum Delft ke Museum Nasional Indonesia pada akhir tahun lalu. -Dok. Fernando Randy/Historia.

Repatriasi 1.500 Koleksi Museum Delft

Proses repatriasai 1.500 koleksi Museum Nusantara Delft ke Museum Nasional Indonesia final dilakukan pada Selasa (24/12/2019). Saat ini sedang berlangsung proses identifikasi dan kajian.

Kepala Bidang Kemitraan dan Promosi Museum Nasional Huriyati mengatakan, pengembalian benda-benda tersebut terkait masalah penyelamatan sebagian benda budaya milik Indonesia yang berada di luar pengelolaan Pemerintah.

Pengembalian sebagian koleksi dari Belanda dalam jumlah yang cukup besar ini diharapkan mampu membuka peluang berikutnya dalam upaya pengembalian koleksi-koleksi penting milik Indonesia yang ada di kota lain di Belanda.

Empat tahun lalu, Rabu (23/11/2016), PM Belanda Mark Rutte mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan itu menghasilkan persetujuan untuk mengembalikan koleksi yang ada di kota Delft.

Kala itu, PM Rutte menyerahkan sebuah keris Bugis kepada Jokowi. Keris itu melengkapi koleksi 1.499 yang direpatriasi akhir tahun lalu.

“Sebanyak itu, sejumlah 1500 ini untuk pertama kalinya dalam sejarah kita. Jadi ini momen yang sangat bersejarah dan kita ingin membagi kepada publik momen bersejarah ini,” ujar Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kebudayan Kemendikbud, di Jakarta, Kamis (2/1) lalu, melansir historia.id.

Hilmar berharap repatriasi ini dapat menjadi batu loncatan bagi pengembalian sejumlah benda di museum-museum lain di Eropa yang dulunya diperoleh secara tidak sah.

Museum Nusantara di Delft sendiri merupakan tempat penyimpanan benda-benda seni dan bersejarah dari kepulauan Nusantara pada masa kolonial.

Pada masa itu, orang-orang yang kembali dari Indonesia membawa benda-benda tersebut dan diberikan kepada museum. Dengan itu, tidak semua koleksi museum di kota itu merupakan barang rampasan dari Indonesia.

Namun, banyak juga koleksi yang dikembalikan sudah rusak dan tidak lengkap. Saat ini koleksi-koleksi tersebut disimpan di belakang Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta.*

Baca Juga

Deal! Hilmar Farid Jawab Keresahan Pelaku Seni dan Budaya

Portal Teater - Penghapusan Direktorat Kesenian dari struktur Direktorat Kebudayaan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim awal tahun ini memunculkan polemik di kalangan...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...

Di Antara Metode Penciptaan dan Praktik Kerja Berbasis Riset

Portal Teater - Pada 17-18 Januari 2020, Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya (STKW) menggelar Ujian Komposisi Koreografi dan Kreativitas Tari Jenjang 3 Jurusan Seni...

Terkini

Buku Pematung Ternama Dolorosa Sinaga Diluncurkan Akhir Bulan Ini

Portal Teater - Buku pematung kenamaan Indonesia Dolorosa Sinaga segera diluncurkan akhir bulan ini di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Buku yang mengulas karya patung...

Di Antara Metode Penciptaan dan Praktik Kerja Berbasis Riset

Portal Teater - Pada 17-18 Januari 2020, Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya (STKW) menggelar Ujian Komposisi Koreografi dan Kreativitas Tari Jenjang 3 Jurusan Seni...

TEKO UI akan Pentas Teater Musikal Skala Besar di GKJ

Portal Teater - Teater Psikologi Universitas Indonesia (TEKO UI) akan mempersembahkan pentas teater musikal dengan skala besar selama dua hari, pada 13-14 Februari 2020...

“Anak Garuda”, Sebuah Inspirasi Merawat Mimpi

Portal Teater - "Anak Garuda", sebuh film yang diproduksi Butterfly Pictures telah resmi tayang perdana di seluruh bioskop di tanah air pada Kamis (16/1)...

Pematung Dolorosa Sinaga Jadi Direktur Artistik Jakarta Biennale 2020

Portal Teater - Pameran seni kontemporer Jakarta Biennale kembali menyapa warga kota Jakarta tahun ini. Diadakan tiap dua tahun sekali untuk "membaca" identitas kota...