Mei 15, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Malam satire Golden Woman untuk Anis di Balaikota DKI.

Jakarta

Hasnani Moin Akka c Gadis emas Sediakan secara langsung Malam hari TKI ke Balaikota, Jakarta. Lewat karangan bunga ini, ia mengumpulkan ikrar penanggulangan banjir yang diberikan Gubernur DKI Jakarta Anees Basvedan.

Pelacakan detikcom Pada Minggu (21/2/2021) di tempat itu, ada tiga karangan bunga yang dipersembahkan oleh Nyonya Emas. Ucapan duka cita di tiga malam itu, salah satunya ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anees Basvedan.

‘Saya turut berduka cita atas kerja baik Bapak Anees Pasvedan – Dr. H. J. Hasnani, S.E., M.M. Pada karangan bunga lainnya ‘Golden Woman Hasneni House berduka atas banjir (HWE) -DRH Hasneni, SE, MM’ dan ‘Penyesalan Banjir-Dr HJ Hasneni, SE, MM

Foto: Malam satir Golden Woman untuk Anees Mejeng di Balaikota TKI. (Turban Alia / Teticom)

Usai menghabiskan malam di halaman Balai Kota, Hasneni membacakan puisi untuk Anees Pasvedan. Puisi ini berhak menagih janji untuk Jakarta.

“Kota saya indah, hanya terlihat seperti air keruh. Kalau saudara sepupu saya, Jakarta boleh bangga, tapi alam mungkin tidak menerimanya. Janji ke Jakarta yang tak terhitung jumlahnya itu hanya janji,” Hasnani membacakan puisi di Balaikota DKI Jakarta. JL Merdeka Celadon, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021).

Gadis emas Kemang Jakarta Selatan mengeluhkan rumahnya di Timur terendam banjir. Sebab, menurutnya masalah banjir di DKI Jakarta tak kunjung selesai.

“Saya mewakili masyarakat DKI atas banjir yang melanda rumah saya dan terulang kembali. Pergantian gubernur, pergantian gubernur, kejadian sama, kejadian sama,” jelasnya.

Vanitha Imas sependapat bahwa ada strategi khusus mengatasi banjir di TKI. Lanjutkan membaca ke halaman berikutnya.