teater laut akan Pentaskan “ADUH” Berlatar Gaya Hidup Milenial

Portal Teater – Komunitas teater laut akan mementaskan lakon “ADUH” karya Putu Wijaya pada akhir pekan ini, Sabtu (21/12) pukul 16.00 WIB di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya Gelanggang Remaja Jakarta Utara.

Pertunjukan akhir tahun komunitas teater berbasis Jakarta Utara ini mengambil latar konteks kehidupan milenial.

Sutradara teater laut Ika Fityan Maulana mengatakan, salah satu gaya hidup milenial yang dapat ditangkap saat ini yaitu kecenderungan mereka untuk lebih suka asyik dengan dunianya sendiri.

Di mana mereka suka berselancar di media sosial dengan gadgetnya, tapi cenderung bersikap asosial.

Dalam lakon ini, ketika melihat orang sakit, mereka tidak menaruh iba padanya, melainkan hanya berkomentar dan memproduksi suara yang seolah peduli, namun hanya sebatas kata, tanpa aksi nyata.

Lantas, orang sakit terus mengaduh di antara sorotan flash dari sekelompok manusia yang pseudo merasakan penderitaannya.

Fenomena ini, kata Ika Maulana, menggambarkan kondisi sosial masyarakat yang mulai mengasingkan diri dari sesamanya. Tidak ada lagi kepedulian pada ‘yang lain’ di sekitarnya.

Bilamana ada orang menderita atau yang membutuhkan bantuan, bukannya tergerak hati untuk cepat membantu, tapi malah mengambil foto atau menayangkan, bahkan membuat viral di media sosial.

“Masyarakat yang sakit,” katanya singkat melalui pernyataan tertulis, Selasa (17/12).

Hasil Workshop dan Pelatihan Teater

Ika Maulana menerangkan, pertunjukan ini merupakan hasil workshop dan pelatihan teater yang diikuti oleh pelajar (SMA) dan mahasiswa di PPSB Jakarta Utara.

Proses kreatif tersebut dilakukan selama satu tahun, yaitu sepanjang tahun 2019.

Pada akhirnya, pengendapan-pengendapan yang dijalani bersama para peserta membuahkan hasil dengan mementaskan sebuah karya di penghujung tahun.

“Ini adalah hasil dari workshop dan pelatihan teater di Gelanggang Remaja Jakarta Utara,” ujarnya.

Dalam pementasan nanti, drama tiga babak ini dikemas teater laut dengan mengandalkan tiga elemen utama, yaitu tubuh, multimedia dan alat komunikasi berupa handphone.

Latihan pementasan "ADUH" oleh teater laut di PPSB Jakarta Utara. -Dok. Tewel Seketi.
Latihan pementasan “ADUH” oleh teater laut di PPSB Jakarta Utara. -Dok. Tewel Seketi.

Sinopsis

Lakon “ADUH” karya Putu Wijaya menceritakan tentang keraguan sekelompok orang untuk menolong seseorang yang sedang terluka.

Mereka ragu, apakah orang yang sedang terluka itu perlu ditolong atau dibiarkan saja.

Apabila tidak ditolong mereka merasa iba, tapi jika ditolong mereka takut akan karena dapat saja orang itu berpura-pura sakit, bahkan ingin memanfaatkan kebaikan mereka, lalu berbalik menyerang mereka.

Tim Produksi

  1. Pemain: Uqi, Andry, Hanifah, Isel, Empi, Rindi, Tista, Ghina, Amat, Richa, Abdul
  2. Sutradara: Ika Fityan Maulana
  3. Penata Gerak: Indri
  4. Penata Artistik: Uqi
  5. Penata Musik: Ika
  6. Fotografer: Tewel Seketi
  7. Head Coach: Malhamang Zamzam
  8. Coach: Budi Tompel*

Baca Juga

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

Terkini

Gubernur Lampung Kukuhkan Akademi Lampung dan DKL Periode 2020-2024

Portal Teater - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto resmi mengukuhkan pengurus struktural Akademi Lampung dan Dewan Kesenian Lampung...

“New Normal” Kesenian: Melampaui Protokol, Menyadari Risiko

Portal Teater - Empat bulan setelah kasus virus corona (Covid-19) muncul pertama kali di Indonesia pada Maret, pemerintah akhirnya menetapkan kondisi "new normal". Berbagai kegiatan...

Kolaborasi sebagai Praktik Intervensi Membongkar Kebekuan Teater

Portal Teater - Mengapa praktik-praktik penciptaan karya seni sekarang mengarah ke kerja kolaborasi? Praktik-praktik kolaborasi dalam kerja artistik terutama berakar ketika mulai munculnya studi-studi inter-kultur,...

Museum MACAN Gandeng OPPO Gelar “Arisan Karya” Edisi Terakhir

Portal Teater - Setelah sukses di dua ronde pertama, Museum MACAN kembali menggelar program "Arisan Karya" edisi terakhir. Program suntikan motivasi bagi ekosistem seni Indonesia...

Rudolf Puspa: Menggelorakan Berkesenian

Portal Teater - Saya masih ingat ketika pada tahun 2016 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerukan kepada penyelenggara pendidikan untuk menggelorakan aktivitas kesenian. Saya...