Teater Niyaniya Serukan Perdamaian Lewat “Bangau Kertas”

Portal Teater – Teater Niyaniya bakal mempersembahkan sebuah pementasan teater di penghujung tahun ini berjudul “Bangau Kertas”. Naskah produksi ke-9 berbasis Jakarta ini bercerita tentang seni origami Jepang sebagai cara mendamaikan kekacauan.

Pentas ini diselenggarakan oleh Tenzoku Management dan akan berlangsung sepanjang 7-8 Desember 2019, di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

“Bangau Kertas” yang ditulis oleh Ghina Khairunnisa dan disutradarai Carmelita Christie berkisah tentang sebuah Klan Samurai yang memiliki dua orang putra dan seorang putri.

Dalam tradisi klan tersebut, seorang penerus takhta, sejatinya adalah keturunan laki-laki pertama dari pemimpin sebuah klan.

Namun putra kedua dari klan tersebut dianggap lebih pantas menjadi penerus dibandingkan sang kakak. Putra sulung itu kecewa lalu memutuskan untuk bekerjasama dengan klan Ninja.

Klan Samurai dan klan Ninja memang terkenal karena persaingan kekuasaan, hingga masing-masing dari mereka mengirim utusan untuk menyusup ke dalam klan lawan.

Namun, salah satu dari mereka, yaitu klan Samurai, berkhianat dan terjadilah peperangan.

Di sisi lain, si putri dari klan Samurai percaya jika perang akan berakhir dan perdamaian akan tiba ketika berhasil membuat seribu bangau kertas, atau dalam tradisi Jepang disebut origami (seni melipat kertas).

Bagi si putri, seribu bangau kertas dapat mengabulkan permohonan menjadi penuntun terakhir langkahnya menuju dunia tanpa pertumpahan darah yang terjadi.

Di Jepang sendiri ada cerita bahwa siapapun yang mampu membuat 1000 bangau kertas, maka satu permohonan mereka akan di kabulkan, termasuk mewujudkan perdamainan.

Namun, takdir justru membawanya kepada seorang Ninja, yang rela melakukan apapun untuk menjadi lebih kuat demi klannya.

Nah, bagaimana persis ceritanya sahabat teater, datang dan saksikan sendiri di gedung pertunjukan dan rasakan atmosfer kebudayaan Jepang dalam pentas ini!

Pentas "Bangau Kertas" oleh Teater Niyaniya di Teater Kecil, TIM Jakarta, Sabtu-Minggu, 7-8 Desember 2019.
Pentas “Bangau Kertas” oleh Teater Niyaniya di Teater Kecil, TIM Jakarta, Sabtu-Minggu, 7-8 Desember 2019.

Tentang Teater Niyaniya

Teater Niyaniya didirikan pada tahun 2014, dengan membawa konsep pementasan teater berbekal pengetahuan dari sudut pandang orang Indonesia yang mempelajari budaya Jepang.

Mula-mula Teater Niyaniya hanya fokus pada kegiatan teater. Namun seiring perkembangan waktu, Teater Niyaniya terus berjuang dan berkarya dengan merangkul berbagai format hiburan lainya menjadi sebuah Grup.

Niyaniya Group merupakan sebuah grup senirupa dan budaya yang menyenangi pertunjukan teater, musik dan tari.

Grup ini dibentuk oleh Niko Rulando yang merupakan alumnus Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia pada 29 September 2018 dengan nama Teater Niyaniya.

Kata NiyaNiya merupakan onomatope dalam bahasa Jepang Niyaniyasuru yang biasanya digunakan untuk mengungkapkan perasaan atau perilaku menyeringai.

Nama ini dipilih dengan harapan untuk melampaui ekspektasi dalam setiap pementasan yang dibawakan.

Niyaniya Group berharapan pementasan Teater Niyaniya dapat memberikan wawasan baru secara positif yang bisa dipetik oleh penonton dalam menyikapi permasalahan sosial di sekitarnya.

Rincian Acara:

Hari/Tanggal: Sabtu & Minggu, 7-8 Desember 2019
Tempat: Gedung Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta.
Pukul: Sabtu, 19:00-21:00 WIB
Minggu, 14:00-16:00 WIB
Tiket: VIP: Rp150.000, REGULER: RP100.000, BALKON RP.50.000

Dapatkan segera tiketnya:
Loket: https://bit.ly/34QV7iz
atau melalui aplikasi Go-Tix dengan mengetik “Bangau Kertas” di kolom pencarian.

Sumber: noobstation.net, eventjakarta, jakartatourism.

Baca Juga

Buku Pematung Ternama Dolorosa Sinaga Diluncurkan Akhir Bulan Ini

Portal Teater - Buku pematung kenamaan Indonesia Dolorosa Sinaga segera diluncurkan akhir bulan ini di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Buku yang mengulas karya patung...

“Panembahan Reso” di Era Media Digital

Portal Teater - "Panembahan Reso" karya W.S. Rendra yang disutradarai Hanindawan akan dipentaskan pada 25-26 Januari 2020 pukul 19.30-22.30 WIB di Ciputra Artpreneur, Kuningan,...

Tandai HUT Ke-30, Teater Gema Gelar Wicara “Filosofi Hidup Berteater”

Portal Teater - Teater Gema baru saja merayakan 30 tahun berdirinya pada Senin (13/1) lalu. Menandai perayaan tersebut, salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)...

Terkini

Buka Lembaran 2020, Kineforum DKJ Putar Lima Film Keluarga

Portal Teater - Kineforum, salah satu sayap program Komite Film Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) membuka lembaran tahun ini dengan mempersembahkan "FAMILIAL", sebuah program untuk...

ORArT ORET Semarang Gandeng SCMC Gelar Konser Edisi Ke-2 “Barokan Maneh”

Portal Teater - Komunitas ORArT ORET Semarang kembali menjalin kerjasama denganĀ  Semarang Classical Music Community (SCMC), menggelar konser musik klasik pada Jumat (24/1) di...

Tolak Komersialisasi TIM, Para Seniman Gelar Diskusi “Genosida Kebudayaan”

Portal Teater - Menolak komersialisasi Taman Ismail Marzuki Jakarta, sejumlah seniman yang tergabung dalam Forum Seniman Peduli TIM menggelar diskusi publik di Pusat Dokumentasi...

Pemerintah Alokasikan Rp1 Triliun Dana Perwalian Kebudayaan 2020

Portal Teater - Pemerintah mengalokasikan Dana Perwalian Kebudayaan bagi pegiat seni budaya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 sebesar Rp1 triliun. Alokasi...

Tur Keliling ASEAN, Kreuser/Cailleau Singgah di Jakarta dan Surakarta

Portal Teater - Selama bulan Januari dan Februari 2020, komponis Jerman Timo Kreuser dan pembuat film Prancis Guillaume Cailleau melakukan tur keliling Asia Tenggara...