Januari 16, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Vaksin astrogenik akan segera tersedia

Investor.IT – Vaksin virus korona (Covit-19), yang dikembangkan oleh Oxford dan Universitas AstraZeneca, tersedia seperti kandidat modern lainnya, seperti Moderna dan Pfizer.

Andrew Pollard, kepala uji coba vaksin Oxford, mengatakan vaksin Oxford-Astrogeneca merangsang kekebalan yang kuat pada orang tua. Penemuan ini meningkatkan harapan bahwa vaksin tersebut akan melindungi kelompok usia yang paling rentan.

Pollard, yang juga direktur Oxford Vaccine Group, mengatakan para peneliti sangat senang dengan temuan itu. Ia berharap mendapatkan data tahap ketiga sebelum Natal. Hasil awal uji coba fase ketiga akan menentukan efektivitas vaksin Oxford-Astrogeneca.

Sementara itu, Pfizer-Bioentech dan Moderna telah merilis data awal untuk pengujian tahap ketiga. Keduanya telah terbukti aman melawan infeksi Pemerintah-19.

Apoteker dan pusat penelitian berebut untuk menemukan vaksin untuk mengakhiri epidemi yang telah menewaskan lebih dari 1,3 juta jiwa.

“Kami tidak terburu-buru, kami tidak bersaing dengan perusahaan lain. Kami mencoba melakukan itu, memastikan kami memiliki data dengan kualitas terbaik dan bekerja dengan mitra kami di negara lain,” kata Pollard dalam konferensi pers. Realisme.

Langkah selanjutnya, jelas Pollard, adalah menyediakan semua data ke pengontrol dan menunggu lisensi.

“Begitu prosesnya selesai, semuanya bisa berjalan tanpa banyak perbedaan waktu antara berbagai vaksin yang ada,” ujarnya.

Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Alex Azhar mengatakan: CNBC Awal pekan ini, Food and Drug Administration (FDA) bergerak cepat untuk memberikan lampu hijau kepada vaksin virus Pfizer dan Modern Corona untuk penggunaan darurat.

Namun, ada tantangan besar sebelum memulai vaksin. Perjuangan global untuk mengamankan barang telah menimbulkan kekhawatiran tentang akses yang adil. Selain itu, berkaitan dengan logistik, distribusi dan pengeluaran.

READ  Kisah Sahabat di belakang Gus Yahya bukanlah tentang seorang menteri agama

Penulis: Listorini ([email protected])