Juni 20, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

36 Bus Transjakarta Hilang di Terminal Pulogebang, Respon Dishub DKI

36 Bus Transjakarta Hilang di Terminal Pulogebang, Respon Dishub DKI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta buka suara soal puluhan bus Transjakarta yang hilang pada 2021 di Terminal Pulokebang, Jakarta Timur. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, sudah ada pengaduan ke polisi terkait hilangnya puluhan bus yang digunakan Syafrin Liputo dan sudah dibuatkan laporan resmi.

Menurut dia, bus bekas yang disebut hilang tersebut merupakan bagian dari 417 bus yang akan dikeluarkan untuk dilelang dari properti milik Pemerintah Provinsi (Pembro) TKI Jakarta. Syafrin mengatakan, ratusan bus tersebut telah diserahkan kepada Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.

Baca: Pangkolinlamil dan Pangkoarmada I menyambut kedatangan delegasi TNI AL Turki

“BPAD sudah mengajukan permohonan izin penghapusan ke DPRD. Tinggal menunggu surat persetujuannya, selanjutnya akan dilanjutkan proses penawaran dari BPAD,” kata Syafrin saat ditemui di Balai Kota DKI. . , Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2024).

Diakui Sayafrin, banyak bus yang kehilangan suku cadangnya karena diburu maling. Namun, pihak berwenang telah diberitahu tentang kejadian tersebut. “Saat kejadian, kami sudah membuat laporan polisi sebagai bagian dari proses pencopotan,” ujarnya.

Baca: KBRI London berhutang kepada TfL £5,690.

Syafrin menjelaskan, dengan sebelumnya seluruh bus yang akan dikeluarkan dari properti tersebut diserahkan kepada BPAD, maka bus tersebut terbebas dari berbagai kendala pengadaan barang dan jasa. Artinya, semua bus dioperasikan hingga akhir masa pakai teknis dan nilai ekonomisnya.

Hasilnya, Dinas Perhubungan DKI menyerahkan ratusan bus tersebut ke BPAD. “Tentunya proses di BPAD sudah sesuai aturan,” kata Syafrin.

Dia mengatakan, proses divestasi aset yang relatif lama memiliki berbagai risiko. Salah satunya karena bus sudah lama tidak digunakan, ada kemungkinan terjadi pencurian. Pasalnya, pasti ada pihak yang memanfaatkan situasi tersebut untuk mencuri suku cadang bus tersebut.

READ  Nekat langgar petunjuk arah, mobil plat merah viral warga ramai mogok lagi

Baca: Titiek Soeharto pertama kali menaiki kereta Hush Fast

“Ini salah satu risiko dari proses penghapusan aset yang lama. Jadi, setelah umur teknis dan umur ekonomisnya habis, kami usulkan dibatalkan agar bus lebih solid saat dihapuskan,” kata Sayafrin.

Sebelumnya, Anggota Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta Saya Malianasari Ini menyoroti hilangnya 36 bus TransJakarta yang digunakan di terminal Pulokebang, Jakarta Timur. Padahal, terminal tersebut merupakan pilot project yang setiap harinya dijaga puluhan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Terminal ini merupakan salah satu terminal terbaik, namun sayangnya terminal ini kurang aman, kata Enang dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

DPRD mempertanyakan…