November 28, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Alasan Putin dan 2 Kepala Negara Tidak Hadiri Konferensi G20 Bali

KOMPAS.com – Tiga pemimpin negara anggota G20 dipastikan tidak dapat hadir dalam pertemuan tersebut KTT G20 Diselenggarakan pada 15-16 November 2022 di Nusa Dua, Bali.

Hal itu diungkapkan Luhud Binsar Pandit, Head of Support G20 Events Organization dalam jumpa pers jelang KTT G20 di Bali, Sabtu (12/11/2022).

“Saya kira 17 kepala negara akan hadir (di Bali) besok malam dan tiga tidak,” katanya. Kompas.com.

Menurut Luhut, tiga pemimpin negara G20 yang tidak mengikuti KTT G20 adalah presiden Rusia Vladimir PutinPresiden terpilih Brasil Luiz Inacio Lula da Silva dan presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

Jadi mengapa tiga pemimpin negara tidak datang?

Baca selengkapnya: Tentang KTT G20 Bali: Waktu, Peserta, Agenda dan Dampaknya terhadap Indonesia

Baca selengkapnya: Belajar tentang Arak Bali, warisan dunia takbenda yang akan menjadi oleh-oleh G20

Alasan Putin dan 2 Kepala Negara Tidak Hadiri KTT G20 Bali

Dilaporkan dari diantara, Luhut menjelaskan alasan ketiga pemimpin negara anggota G20 tersebut tidak dapat menghadiri KTT G20.

Pertama, Presiden Rusia Vladimir Putin tidak dapat menghadiri KTT 20 ekonomi utama karena masalah domestik yang perlu diselesaikan.

Nantinya, Menteri Keuangan Rusia (MENKEU) Anton Siluanov yang datang langsung ke Presidensi G20 Indonesia di Bali, akan mewakili Putin di hadapannya.

Dalam pertemuan dengan Managing Director Bank Dunia untuk ASEAN Vhembi Saputra di Hotel Mulia, Bali, Nusa Dua mengatakan jika kepala negara secara fisik tidak ada, biasanya menteri luar negeri menggantikannya.

Namun, Wembey mengaku belum bisa memastikan apakah Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menghadiri KTT G20 di Bali atau tidak.

READ  Pratinjau PSM vs Persebaya Surabaya: Update pemain cedera, tumpukan kartu dan pemanggilan tim nasional

“Tetapi Tidak Saya tahu Menlu (Rusia) akan datang atau tidak, biasanya Menlu akan mewakili Menlu. Ini yang diutarakan menteri keuangan sekarang,” katanya Kompas.comSabtu (13/11/2022).

Juga, presiden baru Brasil memutuskan untuk tidak berpartisipasi dalam KTT G20 karena berubah setelah pemilihan umum. Pasalnya, pemilihan presiden di Tanah Air baru saja berakhir.

Presiden terpilih Brasil Luiz Inacio Lula da Silva baru akan resmi menjabat pada 1 Januari 2023, setelah mengalahkan petahana Jair Bolsonaro dalam pemilihan presiden yang diadakan pada akhir Oktober.

Terakhir, Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador juga dikabarkan tidak akan hadir.

“Setahu saya presiden Meksiko tidak jauh dari Meksiko,” kata Luhut dalam sebuah pernyataan Kompas.com, Sabtu (12/11/2022).

Meski dipastikan absennya tiga kepala negara, Luhut mengatakan kehadiran pemimpin lain di G20 masih tinggi.

Pasalnya, 17 kepala negara akan ikut serta 3.443 delegasi.

Baca selengkapnya: Mengapa Putin Tidak Akan Hadiri KTT G20 di Bali

17 negara peserta G20 Bali

Dokumen/Sekretariat Presiden Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi KTT G20 di Bali pada Selasa (8/11/2022) bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Sementara itu, beberapa negara telah memastikan pemimpinnya akan menghadiri KTT G20 pada 15-16 November 2022.

Negara peserta G20 Bali antara lain Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Prancis, China, Turki, dan Uni Eropa.

Sebanyak 17 negara telah mengonfirmasi keikutsertaannya dalam KTT G20.

Menariknya, KTT G20 akan mempertemukan dua kepala negara dari AS dan China.

Luhut secara pribadi senang bertemu dengan Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping nanti di KTT G20 Bali.

READ  Tanpa Rusia, SpaceX menerbangkan empat astronot


Dapatkan pembaruan berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Gabung grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.