Januari 18, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Aturan terbesar Risik CS adalah ketika Bravo-Sandy Djokovic menjadi menteri

Jakarta, CNN Indonesia –

Presiden Indonesia Joko Widodo (Djokovic) Telah mengangkat enam menteri baru, salah satunya adalah Wakil Ketua Dewan Pembangun Jerindra Chandigarh Uno Pada Rabu (23/12) Vishnudama digantikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Software).

Sandy bergabung dengan kabinet Indonesia yang maju mengikuti jejak Presiden Jerindra Probo Supianto yang menjabat Menteri Pertahanan sejak awal pemerintahan Djokovic-Marouf Amin pada 2019.

Bravo-Sandy sebenarnya adalah pasangan Presiden-Cavapress dalam pemilihan presiden 2019. Mereka kalah dari duet Djokovic-Maruf dalam pemilu yang ditandai dengan polaritas yang dalam di antara pendukung masing-masing pasangan.


Bergabung dengan kabinet Bravo-Sandy Djokovic-Maruf dinilai bertentangan dengan kondisi banyak pendukung mereka pada pemilihan presiden lalu. Para pendukung Prabhupada masih berada di luar pemerintahan dan aktif mengkritik Djokovic-Marup, bahkan ada yang di penjara.

Salah satunya Imam Besar Front Pembela Islam (FBI) Rizik Shihab, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia dan kini mendekam di penjara Mabes Polri.

Sebelum dan sesudah Pilpres 2019, Risik menjadi salah satu motor penggerak proklamasi relawan komando kemenangan (Koppasandi) ulama Prabo-Sandy.

Rizik, yang saat itu berada di Arab Saudi, meminta ulama untuk mengalahkan Prabo-Sandi dalam pemilihan presiden dengan rekaman suara.

Sejajar dengan Reese, manajemen FBI, termasuk Jenderal Shobri Lupis, ditetapkan sebagai tersangka dalam pertemuan tersebut. Namun, Shobri belum ditangkap.

Ada banyak pendukung Bravo yang pernah dipenjara, tapi sekarang mereka bebas. Salah satunya adalah Ahmed Thani, pemain terkemuka dari band Deva 19 dan calon dari Partai Jharkhand.

Ahmed Thani adalah tergugat dalam kasus pencemaran nama baik setelah sidang di Pengadilan Negeri Surabaya. (Antara foto / Moch Azim)

Dhani dipenjara karena melakukan ujaran kebencian melalui akun Twitter miliknya @AHMADDHANIPRAST. Pada Januari 2019, individu tersebut dijatuhi hukuman 1,5 tahun penjara. Dia mengajukan banding, dan hukumannya dikurangi menjadi 1 tahun.

READ  Foto tersebut mengungkapkan bintik matahari yang lebih besar dari Bumi dengan detail yang belum pernah terjadi sebelumnya

Masih belum puas, Dhani mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Namun, pengadilan puncak menolak banding individu tersebut. Mahkamah Agung menguatkan putusan tersebut di tingkat banding, mengirim Tanya ke penjara selama satu tahun lagi.

Dalam kasus ujaran kebencian, ujaran ‘idiot’ yang dilakukan di Surabaya terpisah juga dilaporkan dalam kasus hukum IDE. Dalam tegurannya, Ketua Pengadilan Negeri Surabaya pada Juni 2019 menghukumnya satu tahun penjara saja.

Terakhir, pada November 2019, Pengadilan Tinggi (PDC) Jawa Timur menghukum Ahmed 1 tahun penjara dan 6 bulan masa percobaan.

Pendukung Prabho-Sandy lainnya di penjara adalah Ratna Sarambeth. Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memvonisnya dua tahun penjara karena menyebarkan berita bohong atau hoax.

Selain nama-nama tersebut, Puni Yani yang dipenjara karena berbagai tindak pidana seperti Puni Yani dan Kivlan Zen, juga berbicara di depan kediaman Prabho pada 17 April 2019, kepada Eki Sudjana terkait makar terkait ‘kekuasaan rakyat’, sebagaimana nama-nama pendukung Provo yang dipenjara juga memiliki senjata api secara ilegal.

Belakangan, kasus makar Eki diperiksa kembali oleh Bolta Metro Jaya.

Diskusi publik pada Selasa di Sekretariat Nasional Bravo Sandy di Menteng, Jakarta Pusat.  Selasa, 5 Maret 2019. Diskusi dihadiri oleh Letjen Burn Mahboots Siddiqui, mantan Ketua DNI, saat meluncurkan Karbi.  Johannes Suryo Prabho, Politisi Bon, Eki Sudjana, Dosen, Upadhyay Badrun.  CNN Indonesia / Andre NovelinoEki Sutjana menjadi salah satu pembicara pada diskusi yang digelar pada 5 Maret 2019 di Sekretariat Nasional Menteng, Prabo Chandi, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia / Andre Novelino)

Dari kubu parpol, Ketua PKS Ahmed Saiku mengingatkan bahwa perjuangan rakyat Chandiaga atau rakyat yang telah memberi dukungan pada pemilu sebelumnya tidak boleh dilupakan.

“Jangan lupakan perjuangan rakyat atau ummat. Mereka juga terlibat di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif serta sektor lainnya,” kata Saiku dalam keterangannya, Rabu (23/12).

Ia juga menegaskan, PKS akan terus melakukan perlawanan dengan mengkritisi pemerintah secara konstruktif.

“Insya Allah PKS akan terus menjadi oposisi yang kritis dan konstruktif, mendukung semua program pemerintah yang pro rakyat dan mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Saiku.

READ  Apakah Anda termasuk orang yang tidak bisa divaksinasi?

Sementara itu, Partai Demokrat menduga, melalui wakil sekretaris jenderal, penunjukan portofolio software Sandy tidak terlepas dari keberhasilan menantu Djokovic, Zibran Rockbooming dan Bobby Nushan.

Terkait terpilihnya Chandiyaka Uno memperkuat spekulasi publik bahwa dukungan rakyat terhadap Bravo-Sandi pada Pilpres 2019 dijadikan sebagai alat tawar-menawar politik untuk masuk kabinet, ”ujarnya, Selasa (22/12).

Dengan Sandia masuk kabinet Djokovic, peran menteri Jerin dua kali lipat. Pasalnya, kader Jerin lainnya, Eddie Bravo yang sejak awal menjadi ajudan Presiden bersama Prabho, dipecat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan karena menjadi tersangka korupsi ekspor goreng.

Hari ini, setelah pelantikan Menteri Djokovic, baik Sandiyaka maupun Prabho akan berkantor di Jalan Medan Merdeka Bharat Jakarta Pusat.

(Joa / anak)

[Gambas:Video CNN]