Januari 28, 2023

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Conte muak dengan kehadiran ‘hubungan masyarakat’ Tottenham yang terus berlanjut

Jakarta

Antonio Conte Bosan menjadi ‘komunikator’ Tottenham Hotspur. Menurut pelatih yang bermarkas di Italia itu, klub seharusnya membantu menyediakan segala hal di luar masalah teknis kepada publik.

diketahui, Daniel Levy Sebagai ketua Tottenham, dia jarang berbicara kepada publik tentang memimpin klub London utara itu selama 21 tahun terakhir, termasuk rencana dan strategi klub di bursa transfer.

Tottenham telah menjadikan Conte target media untuk mendiskusikan segala sesuatu mulai dari apa yang menjadi tanggung jawabnya di lapangan hingga masalah non-taktis yang dapat dijelaskan oleh orang lain di klub.

Daniel Levy. Foto: Getty Images/Julian Finney

Setelah beberapa saat, Conte juga panas. Dia kemudian membuat perbandingan dengan direktur Italia yang sering berbicara kepada publik tentang kebijakan klub.

“Di Inggris, ada kebiasaan buruk pelatih hanya berbicara dan menjelaskan. Saya belum pernah melihat departemen medis menjelaskan mengapa pemulihan pemain begitu lama, atau direktur olahraga berbicara tentang strategi dan visi klub,” kata Conte seperti dikutip kata The Guardian.

“Di Italia, sebelum pertandingan, ada klub yang menemui media dan menjawab semua pertanyaan. Itu bagus. Sekarang, hanya ada satu wajah yang menjelaskan situasinya, meski lebih baik dijelaskan oleh orang lain.”

“Kalau pelatih saja yang bicara, kadang ada kesalahpahaman. Lebih baik berbaur dengan masyarakat umum klub. Tidak perlu setiap minggu, tapi minimal dua minggu sekali atau sebulan sekali”

“Lebih mudah bagi media untuk mencerna situasi, bukan hanya orang yang sama yang menjelaskannya. Percayalah, itu sulit, karena semua yang Anda katakan bisa menjadi kritik atau hal negatif, dan itu tidak benar,” jelas Conte.

READ  Daftar Pemain Arema FC Yang Tak Bisa Tampil Lawan Persib, Eduardo Almeida Pakai Tim A atau B?

Conte hanya dikontrak Tottenham hingga Juni 2023. Belum diketahui apakah dia akan melanjutkan atau tidak. Juga diragukan apakah dia bisa memimpin Spurs untuk mengakhiri kekeringan trofi mereka, yang mencerminkan penampilan dan kekuatan tim musim ini.

Saat ini, Tottenham berada di urutan kelima klasemen Liga Inggris dengan 33 poin, tertinggal lima poin dari empat besar. Juga diragukan bahwa mereka akan berbicara banyak di dua kompetisi lain yang masih akan diikuti, Liga Champions dan Piala FA.

Soal ‘humas’ ini, dia memutuskan bungkam jika direksi enggan memberikan pernyataan. Menurutnya, ini lebih baik daripada ucapannya yang menimbulkan masalah di kemudian hari.

(adp/nanti)