Juni 20, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Dua kapal patroli baru kelas Acero buatan Israel resmi memperkuat Angkatan Laut Filipina.

Dua kapal patroli baru kelas Acero buatan Israel resmi memperkuat Angkatan Laut Filipina.

Tinjauan Wilayah Udara – Angkatan Laut Filipina (PN) secara resmi mengoperasikan dua kapal FAIC (Penghancur serangan cepat) juga dilengkapi dengan sistem rudal canggih Paku NLOS (Tidak ada garis pandang), Kantor Berita Filipina (PNA) melaporkan pada 22 Mei 2024,

Upacara commissioning kapal baru PRP Herminigildo Yurong (PG-906) dan BRP Lawrence adalah neraka (PG-907) diadakan di Pangkalan Angkatan Laut Jose Andrada di Roxas Boulevard, Manila.

Selain itu, P.R.P Herminigildo Yurong dan P.R.B Lawrence adalah nerakaPN kini mengoperasikan enam jenis kapal perang Baja.

Dua yang pertama, P.R.P Nestor Steele (PG-901) dan BRP Lolinato Do-ong (PG-902), ditugaskan pada September 2022 dan dua bulan kemudian.

Sedangkan FAIC ketiga dan keempat yaitu BRP Diterima secara umum (PG-903) dan BRP Minggu Delwana (PG-905), diberikan pada bulan April 2023 dan diluncurkan pada bulan Mei.

PN mengharapkan untuk membangun dan mengirimkan tiga fregat kelas Acero yang tersisa selama dua tahun ke depan, sehingga totalnya menjadi sembilan FAIC.

Keempat kapal tersebut akan dilengkapi dengan rudal NLOS dengan akurasi tinggi dan jangkauan hingga 25 km, kata Angkatan Laut dalam sebuah pernyataan. Lima kapal lainnya dipersenjatai dengan meriam utama 30 mm dan senapan mesin berat 12,7 mm.

Dirancang untuk memenuhi tantangan unik lanskap maritim Filipina, kapal-kapal ini memungkinkan pengerahan cepat dan perencanaan kekuatan, peningkatan pencegahan, dan keamanan maritim di seluruh perairan Filipina.

fregat patroli kelas Baja Ia memiliki perpindahan penuh 95 ton. Memiliki panjang 32,65 m, lebar 6,2 m dan draft 1,25 m. Awak kapal perang ini berjumlah 12 orang.

READ  Kecil itu besar

Kapal ini didukung oleh dua mesin diesel MTU 16V 4000 M70 dan dua waterjet MJP-J650.

Sistem propulsi ini memungkinkan kapal mencapai kecepatan maksimum 40 knot. Saat melaju dengan kecepatan 15 knot, kapal akan menempuh jarak 1.000 mil laut. -RPS-