Festival Teater Jakarta Jadi Kebanggaan Masyarakat Jakarta

Portal Teater – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penuh penyelenggaraan Festival Teater Jakarta tahun 2019. Selain pendanaan, Pemprov juga memberikan dukungan moril dengan melibatkan diri selama gelaran.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sambutan yang dibacakan Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Dr. Dadang Solihin, mengapresiasi konsistensi dan kebertahanan penyelenggaran FTJ.

Sejak pertama kali digagas oleh anggota Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Wahyu Sihombing dengan nama Festival Teater Remaja Jakarta pada tahun 1973, FTJ hingga hari ini terus berproses untuk menemukan idiom-idiom baru dan kreatif dalam penciptaan seni pertunjukan.

Tidak hanya itu, FTJ juga dinilai telah membangun satu citra baru bagi perkembangan kota Jakarta dan Indonesia pada umumnya. Pada tahun 1970-an, dengan geliat pertumbuhan teater yang luar biasa, Jakarta pernah dinobatkan sebagai pusat kesenian Asia.

Gubernur Anies mengungkapkan, pencapaian-pencapaian FTJ menjadi kebanggan bagi masyarakat Jakarta. Ini sekaligus mempetegas Jakarta sebagai kota budaya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu kebanggaan karena merupakan satu-satunya kegiatan festival teater tertua di Indonesia dan Asia Tenggara yang telah bertahan selama 46 tahun sejak tahun 1973,” katanya pada malam pembukaan FTJ 2019 di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (12/11).

Dukungan Kemenpar

Direktur Pengembangan Pasar Dalam Negeri Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yuanna Rohma Astuti mengatakan, pemerintah akan terus mendukung kegiatan pengembangan kesenian, khususnya seni pertunjukan atau teater.

Selama ini, Kemenpar dan Bekraf sudah mendanai beberapa kegiatan seni, antara lain di Komunitas Salihara, Taman Ismail Marzuki, pentas musik, festival.

Mengingat kontribusi seni pertunjukan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih kecil, pihaknya berniat menyelenggarakan lebih banyak dan lebih luas kegiatan-kegiatan bertemakan seni pertunjukan, termasuk teater.

“Karena seni pertunjukan ini kontribusinya terhadap PDB masih kecil, kurang dari 3 triliun. Tahun 2017/2018 2.8 triliun. Kami pingin kontribusinya meningkat,” katanya dalam sambutan mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama.

Karena itu, setelah Bekraf bergabung dengan Kemenpar pada kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma’ruf 2019-2024, pemerintah berharap agar kegiatan-kegiatan seni pertunjukan memiliki kalender yang tetap agar dapat menarik sebanyak mungkin wisatawan.

“Ke depan, Kemenpar siap membantu,” ungkapnya.

Tentang Drama Penonton

Gubernur Anies dalam sambutan tertulisnya menjelaskan, tema “Drama Penonton” FTJ 2019 pada dasarnya bertujuan mengidentifikasi pertanyaan: bagaimana penonton teater di Jakarta melihat pertunjukan teater dalam kaitan kota Jakarta sebagai ruang dan tempat segala ekosistem bertumbuh dan bergerak.

Pada FTJ kali ini, ia berharap agar fenomena penonton lebih masif karena penonton teater adalah bawaan dari masing-masing grup yang mayoritas berusia remaja.

Kondisi ini menunjukkan bahwa beberapa grup teater peserta FTJ memiliki penonton spesifik, di mana mayoritas penonton datang berdasarkan wilayah kegiatan masing-masing grup.

“Oleh karenanya, penyelenggaraan FTJ 2019 patut kita dukung,” katanya.

Akhirnya, Gubernur Anies berharap, para peserta seni teater yang tergabung dalam grup-grup teater untuk terus meningkatkan ketrampilan dan kemampuan berakting sejalan dengan abad kemajuan teknologi dan informasi untuk terus berkembang dinamis.

“Akhir kata, selamat berfestival dan menonton,” tutupnya.

Sementara, Ketua Komite Teater DKJ Afrizal Malna dalam sambutannya menegaskan, Jakarta sebagai kota dan kosmopolit, membutuhkan indeks yang dianggap bisa merepresentasikan kekotaannya, khususnya dalam seni pertunjukan.

Dalam FTJ tahun ini, Komite Teater DKJ mencoba meraba salah satu indeks yang jarang diperbincangkan dalam matarantai seni pertunjukan, yaitu penonton.

Karena, kata Afrizal, teater pada dasarnya adalah penonton, baru yang kedua adalah pertunjukan. Ketika penonton saling melihat, menatap, menilai, merasakan jumlah, itu adalah teater pertama yang sesungguhnya kita hadapi.

“Semoga FTJ 2019 membawa semangat baru, sebuah daya kritis, untuk mempertanyakan kembali, pertunjukan seperti apa yang sedang kita buat, dan penonton juga seperti itu: pertunjukan apa yang sedang kita saksikan,” ungkapnya.

*Daniel Deha

Baca Juga

Pasien Positif Corona Diprediksi Melonjak Setelah “Rapid Test”

Portal Teater - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Doni Monardo mengatakan kepada Kompas TV, Rabu (25/3), bahwa jumlah pasien positif virus corona...

Tarik Ulur Pemerintah Terapkan Lockdown

Portal Teater - Pemerintah Indonesia masih berpikir keras untuk menetapkan kebijakan lockdown atau penutupan akses suatu wilayah atau negara. Hal itu mengingat kondisi politik...

ITI Ajak Insan Teater Berbagi Karya Lewat Media Daring

Portal Teater - Virus corona (Covid-19) merebak seantero dunia. Ratusan negara telah terpapar virus yang datang bagai ledakan asteroid ini. Sementara ratusan ribu umat...

Terkini

Presiden Jokowi Tetapkan Pembatasan Skala Besar

Portal Teater - Setelah melewati pelbagai pertimbangan, Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi menetapkan pembatasan sosial berskala besar untuk menekan laju penyebaran dan pertumbuhan...

Kasus Corona Masih Fluktuatif, Ratusan Bioskop di China Kembali Ditutup

Portal Teater - Menyusul kembali meningginya penemuan pasien terkonfirmasi virus Corona akhir pekan lalu, otoritas China meminta pelaku industri bioskop untuk menutup kembali lebih...

ITI Ajak Insan Teater Berbagi Karya Lewat Media Daring

Portal Teater - Virus corona (Covid-19) merebak seantero dunia. Ratusan negara telah terpapar virus yang datang bagai ledakan asteroid ini. Sementara ratusan ribu umat...

Corona Meluas, Teater Katak Tunda Pementasan “Zeus and The Olympian God”

Portal Teater - Mencermati transmisi virus corona (Covid-19) yang makin luas di Indonesia, Teater Katak mengumumkan penangguhan seluruh aktivitas produksi pertunjukan "Zeus and The...

Tujuh Program Studiohanafi Ditunda Karena Corona

Portal Teater - Meluasnya penyebaran virus corona, di mana saat ini tercatat sudah 27 provinsi di Indonesia terpapar dan mungkin akan menghantam seluruh penduduk,...