Agustus 11, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis: Juara Hendra/Ahsan Indonesia

Jakarta

Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 Kembali pada bulan Agustus. Indonesia saat ini memiliki 16 wakil, salah satunya juara Hendra/Ahsan.

Siapa sangka ia tak hanya menjadi salah satu pilar utama Indonesia dalam meraih gelar juara, namun juga menjadi pemain tersukses di kejuaraan bulu tangkis tertinggi di Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Hendra adalah juara empat kali. Tiga dari mereka, bersama dengan Ahsan, menang. Hendra, yang genap berusia 38 tahun pada 25 Agustus, menjadi juara dunia untuk pertama kalinya pada 2007 di Kuala Lumpur bersama mendiang Marquis Guido.

Mereka mengalahkan pasangan Korea Selatan Jung Jae-sung/Lee Yong-tae 21-19, 21-19 untuk merebut gelar. Hendra/Kido kemudian meraih medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2010.

Pergantian pasangan tidak menghalangi Hendra untuk kembali meraih gelar juara dunia. Bersama dengan Ahsan, Du Guangzhou memenangkan gelar dunia pertama mereka pada tahun 2013. Hendra/Ahsan mengalahkan pasangan Denmark 21-13, 23-21 untuk mengunci gelar.

Hendra Setiawan/Mohammed Ahsan Juara Dunia 2019 (Foto: Dokumen Humas PBSI)

Setelah itu mereka juara dua tahun berikutnya di Jakarta. Mereka mengalahkan pasangan China Liu Xiaolong/Qiu Jihan.

Hendra/Ahsan Empat tahun kemudian atau kembali menjadi juara dunia saat digelar di Basel 2019. Daddies mengalahkan petenis Jepang Takuro Hoki/Yuko Kobayashi 25-23, 9-21, 21-15 di final.

Sebelum Hendra, ada satu lagi atlet sukses di Indonesia, Liliana Natsir. Ia mengantongi jumlah perolehan yang sama dengan Hendra, yakni 4 gelar.

Legenda bulu tangkis itu telah meraih empat gelar dari dua pasangan berbeda, yakni Kejuaraan Dunia 2015 di Anaheim dan 2007 bersama Nova Vidyanto di Kuala Lumpur. Kejuaraan Dunia Guangzhou 2013 dan Glasgow 2017 bersama Tontowi Ahmed.

READ  Tersangka, saudara ipar Ritwan Kamil K.P.K.

Pada hari itu Kejuaraan dunia Tahun ini, PBSI yakin bisa merebut gelar dari nomor ganda putra. Hendra/Ahsan Ia menjadi salah satu dari empat wakil yang lolos ke kejuaraan di Tokyo, 22-28 Agustus.

Jika duet tersebut bisa kembali merebut gelar, itu akan menjadi gelar kelima Hendra, sekaligus menyamai rekor Lin Tan (Tiongkok, bulu tangkis tunggal putra) dan Park Joo-bang (Korea Selatan, ganda putra dan ganda campuran). dan Zhao Yunle (Cina, ganda putri dan ganda campuran) telah memenangkan lima gelar juara dunia. Sementara itu, keempat untuk Ahsan.

(mcy/ff)