Mei 12, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Lesty Kejora menyebut Pedang Sura Jelek, Kota Badria kecewa

Jakarta

Kota Badria Kecewa saat namanya disebut-sebut sebagai penyanyi kusut dengan suara yang buruk. Hal itu diungkapkan Lesty Kejora saat Boy menjadi bintang tamu William Vlock.

Awalnya, pertanyaan datang dari Boy William. Dia bertanya Siap Kejora Urutkan nama-nama penyanyi kusut yang dia panggil dari yang terbaik hingga yang terburuk.

“Lewat Valan, Nella Charisma, Ayu Ding Ding, Chitta Chittata, City Badria. Sortir dari suara terbaik sampai yang terburuk,” tanya Boy William.

“Ya Allah. Ayu Dee, Dee Dee, Emba Nella, Ka Chitta, Sibat Haha. Itu juga selera Anda,” jawab Lesti Kejora.

Klip video itu kemudian menjadi viral di media sosial. Tak lama kemudian Sito Badria tampak menanggapi video dengan kalimat ‘Saya terkejut’ di Instagram Stories.

detikcom City mencoba menghubungi Badria. Tim konten City Badria yang siap memberikan komentar soal ini adalah Fu C.

Fouci mengatakan City Badria Boy mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas konten Vlog William. Karena akan memicu gesekan antara Kota Badria dan Lesty Kejora.

“Untuk tim kami, ini klarifikasi. Kami benar-benar tidak ada masalah dengan Lesty. Jawabannya juga harus suka atau tidak.

Lesty Kejora Swordt, Suara Jelek, Badria Kota Kecewa Foto: Noel / Didikhat

Meski kecewa, istri Christiana lega. Dia tidak terlalu peduli tentang itu.

“Wajar kalau ke Lesti. Mohon maaf sedikit kenapa isinya seperti itu.

“Sebetulnya kita santai-santai saja. Lesty juga sering dr Reza, Sibat itu BA dr Reza. Makanya kita sering ketemu seperti itu,” lanjutnya.

Boy William, menurut Fauci, seharusnya tidak membuat konten seperti itu. Fuci khawatir hal ini akan menyebabkan perpecahan di antara sesama seniman.

READ  Sebuah syarat terpenuhi untuk menarik Lionel Messi dari Barcelona, ​​Man City terus berteman dengan La Pulca

“Sebenarnya kalau Lesty menyebut orang lain, orang lain akan menyayangkan kenapa pertanyaan konten seperti itu, karena sesama figur publik kita bisa saling mendukung.

“Dari kami tenang saja, harus santai juga. Orang sering ketemu, sering meledek. Kami menyayangkan isinya. Ada kok gak perlu jadi pertanyaan karena orang umum nanti disebut sama. Siap Kejora Pasti akan seperti itu. Karena pertanyaannya juga. Sibat kaget dan istirahat, “Fouzi menyimpulkan.

(hnh / dar)