Mei 12, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Tingkat kepercayaan dirinya dipertanyakan dengan marah oleh Abidsar al-Kifari

Suara.com – Abidsar al-Kifari Netizen mengkritik foto di depan candi karena dilengkapi dengan pakaian adat Polinesia. Keadaan percaya pada putra almarhum ustaz Jeffrey Al Buchori Hal ini telah banyak dipertanyakan oleh banyak netizen.

Abitzer menanggapi dengan segera menulis sindirannya melalui Instagram. Manusia suka membesar-besarkan agama, sehingga sering menentukan tingkat keimanan orang lain, ujarnya.

Abidsar Al Kifari (Instagram.com)

“Manusia mencintai agama, jadi disarankan agar orang memilih agama karena mereka memiliki pengetahuan tertinggi tentang Tuhan. Saya akan melihat apakah saya bisa berumur panjang.” Abitzer menulis melalui catatannya.

Melihat pos putranya, Umi Pipik Tinggalkan komentar segera. Ia meminta Abitzer bersabar dengan para netizen.

Baca juga:
Karya Abitzer sebagai seniman dikritik, dan Umi Pipik tidak menerimanya

“Sabar alim @ abidzar73, yang lain belum tau kasholahan kamu yah, ga usah tunjukkan…. Biar begitu… Yang penting jadi orang baik tanpa merasa lebih baik dari orang lain ya guys. “ Tulis Umi Pipik.

Abidsar al-Kifari.  (Instagram / @ abidzar73)
Abidsar al-Kifari. (Instagram / @ abidzar73)

Fans pun seakan mendukung pernyataan Abitzer. “Benar, Asli.” Netizen menulis. “Sangat valid!” Yang lain menjawab. “Setuju, dirobohkan. Semangat,” Tulis yang lain.

Sekarang Abitzer sebenarnya sedang syuting di Bali. Bukan hanya bajunya yang dikritik, namun kariernya sebagai aktor juga menarik perhatian. Banyak netizen yang menginginkan remaja 19 tahun itu menjadi pendeta seperti ayahnya.

Sebagai seorang ibu, Umi Pipik tidak pernah melihat adanya balas dendam pada anaknya. Dia mendukung karir putranya yang ingin menjadi seorang aktor.

Baca juga:
Verganet menekankan karya Abitzer, dan Umi Pipik memberikan jawaban yang pasti