Juni 20, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Valentino Rossi berharap untuk tidak mundur di MotoGP Prancis pada tahun 2021: Okason Sports

LE MANS – Pembalap Tim SRT Petronas Yamaha, Valentino Rossi, Dipenuhi dengan harapan untuk menghadapi balapan MotoGP Prancis 2021. Ia berharap tidak terjatuh lagi seperti empat balapan sebelumnya.

Seperti diketahui, Rosie harus menelan pil pahit di empat seri pertama MotoGP 2021. Dia selalu tercecer dari 10 tempat teratas. Bahkan, di MotoGP Portugal 2021, The Doctor –julukan Rosie – harus gagal finis.

Menyusul hasil kecil tersebut, sejauh ini Rossi hanya mampu mengemas empat poin. Dia berada di peringkat 21 klasemen MotoGP 2021.

Di tengah kondisi tersebut, Rosie optimistis bisa pulih dari keterpurukan MotoGP Prancis pada 2021. Harapan tersebut muncul karena juara dunia sembilan kali itu merasa positif dengan performanya dari performa terbarunya di MotoGP Spanyol 2021.

Baca selengkapnya: Prediksi Valentino Rossi tidak akan terjadi di MotoGP 2022

Dengan hasil tes tersebut, Rosie berharap bisa berbicara banyak di MotoGP Prancis pada 2021. Balapan sendiri akan berlangsung pada 16 Mei 2021 WIB di Sirkuit Le Mans, Prancis.

Baca selengkapnya: Begitulah ketinggian Valentino Rossi di MotoGP 2021

Seperti dikutip Speedweek, Selasa (11/5/2021), Rosie mengatakan, “Kami menjalani ujian yang bagus dan kami mampu membuat kemajuan dalam berbagai aspek. Kami berharap bisa melihatnya di Le Mans juga.”

“Saya ingin kuat akhir pekan ini, memperbaiki posisi saya dan lebih cepat dari GP Gerus sebelumnya,” lanjutnya.

Tahun lalu, di musim kemarau saya kuat di Le Mans. Saya cepat, memiliki kecepatan balapan yang bagus, tapi hujan mulai turun sebelum balapan dan saya terjatuh di tikungan pertama, kata Rosie.

Valentino Rossi

Rossi punya rekor indah saat bertandang ke sirkuit Le Mans. Dia memiliki empat kemenangan saat bertugas di seri Prancis.

READ  Lihatlah bahaya Asbiliquetta Eden yang buruk

Tiga di antaranya menjuarai kelas MotoGP, pada 2002, 2005, dan 2008. Sayangnya, dalam beberapa musim terakhir, dia belum bisa naik platform pertama lagi di GP Prancis.