Februari 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Lumpur oli pada mesin mobil bisa berbahaya

Lumpur oli pada mesin mobil bisa berbahaya

SOLO, KOMPAS.com – Bagi pemilik mobil, perawatan rutin harus dilakukan untuk menjaga performa mesin dan menjaga masa pakai komponen kendaraan.

Salah satu pengobatan yang harus dilakukan adalah: suara Gandhi terus menerus. Jika tidak, salah satunya akan mendapat banyak masalah Lumpur minyak.

Lumpur minyak atau lumpur oli Lumpur oli biasanya terjadi ketika mesin terkena panas, oksigen, dan kotoran serta mengalami penguraian dan perubahan kimia.

Baca Juga: DAMRI siap kerahkan bus listrik di IKN

Aha Motor/Hardy Wibowo Lumpur oli ditandai dengan endapan oli yang menempel pada komponen mesin

Departemen Dukungan Teknis Dealer. Presiden PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi mengatakan, jika terjadi tumpahan minyak, dikhawatirkan minyak kotor tersebut akan tersumbat.

“Jika dibiarkan, lumpur oli bisa memburuk dan menyumbat jalur oli dalam jangka waktu lama, serta bisa berakibat fatal bagi komponen mesin,” kata Didi beberapa waktu lalu.

Hal senada juga diungkapkan Evan, pemilik Evan Motor Honda Auto Clinic, dengan menyebut lumpur oli bisa menyebabkan saluran oli tersumbat.

Baca Juga: Modifikasi Berbahaya, Pemasangan Lampu Tembak di Belakang Sepeda Motor

Lumpur oli terakumulasi di kepala silinder karena tertundanya servis rutinTikki Aditya Wijaya Lumpur oli terakumulasi di kepala silinder karena tertundanya servis rutin

“Berbahaya karena bagian komponen yang bergesekan tidak sampai ke sana Pelumas Dan lebih banyak lagi gesekan. “Jika keadaan ini terus berlanjut, dipastikan mesin mati karena ada bagian yang macet,” kata Ivan kepada Kompas.com, Jumat (1/12/2023).

Gesekan Kelebihan ini dapat menyebabkan keausan, panas berlebih, dan kerusakan pada komponen tersebut. Hal ini dapat memperpendek umur mesin dan menyebabkan kegagalan mesin.

READ  Honda mengungkapkan pesaing potensial untuk Voxi dan Serena, siap diluncurkan pada 2022

“Mesin kepanasan karena komponen kritikal kurang pelumasan, performa mobil menurun, akselerasi menurun, dan tidak ada tenaga, selain itu bahan bakar terbuang sia-sia,” kata Ivan.


Dapatkan pembaruan Berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Dengan mengklik link tersebut, kita akan bergabung dengan grup Telegram “Update Berita Kompas.com”. https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.