Juni 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Mengenal 5 jenis gempa bumi dan penyebabnya

Mengenal 5 jenis gempa bumi dan penyebabnya

Bogordaily.net – Identifikasi lima jenis gempa bumi yang dipicu oleh pergerakan lempeng tektonik yang dapat terjadi di permukaan atau di dalam Bumi.

Selama gempa bumi, lempeng tektonik yang bergerak menyebabkan retakan atau patahan di tanah.

Ini memicu bencana lain seperti tanah longsor. Gempa juga bisa terjadi di laut, sehingga ada kemungkinan tsunami seperti yang terjadi di Aceh tahun 2004 lalu.

Para ahli menjelaskan bahwa gempa bumi dapat terjadi secara tiba-tiba dengan intensitas berbeda yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Ini termasuk pusat gempa, posisi dan jenis lempeng tektonik, serta faktor geologis di daerah yang terkena dampak.

Alat yang disebut Seismograf digunakan untuk mengukur dan mendeteksi gempa bumi. Instrumen tersebut juga dapat merekam amplitudo dan frekuensi getaran gempa. Seismograf ditemukan oleh seorang ahli geologi Inggris bernama John Milne.

Gempa bumi memiliki pengertian sebagai berikut menurut jenisnya:

1. Gempa tektonik

Gempa bumi dipicu oleh pergerakan lempeng tektonik, dimana dua lempeng di bawah permukaan bumi bergerak menjauh atau bertabrakan. Gempa ini akan menyebabkan kerusakan besar di daerah yang terkena dampak.

Gempa tektonik lokal

Gempa bumi tidak dirasakan oleh masyarakat sekitar, tetapi terdeteksi oleh seismograf. Gempa bumi ini biasanya dipicu oleh aktivitas tektonik Bumi. Misalnya pergerakan lempeng tektonik atau adanya patahan pada litosfer.

Baca selengkapnya: Cara Mendapatkan Kontrol Instagram: Tips Ampuh untuk Memulai

2. Gempa vulkanik

Gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas magma atau sebelum letusan gunung berapi. Aktivitas yang berlebihan dapat menyebabkan letusan yang memicu gempa.

3. Hancurkan gempa

Gempa bumi di pegunungan kapur atau area pertambangan. Ini endemik dan langka.

READ  Cari Tahu Di Mana Pekerjaan Copywriting Freelance Bergaji Tinggi?

4. Dampak gempa

Getaran tersebut disebabkan oleh tumbukan asteroid atau meteorit yang jatuh di bumi. Ini juga merupakan jenis gempa yang langka.

5. Gempa buatan

Gempa ini disebabkan oleh ulah manusia. Misalnya, pukulan palu di permukaan bumi untuk ledakan nuklir atau dinamit.

Gempa bumi dapat diklasifikasikan menurut kedalamannya:

  • Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang episentrum atau hiposenternya kurang dari 60 km di bawah permukaan bumi yang menyebabkan kerusakan besar.
  • Sebuah gempa menengah hiposenter adalah 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi. Gempa ini sangat terasa dan menyebabkan kerusakan ringan hingga sedang.
  • Gempa terjadi di kedalaman 300 kilometer di bawah tanah. Berada di kerak bumi, gempa ini tidak terlalu berbahaya.

Demikian penjelasan tentang jenis-jenis gempa bumi dan penyebabnya. Hati-hati!***

Salin Editor: Realty

Tonton video lainnya dan kunjungi YouTube BogordailyTV