Agustus 11, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Pengalaman spiritual astronot yang unik dan misterius di luar angkasa

Pengalaman spiritual astronot yang unik dan misterius di luar angkasa

Jakarta – Pengalaman rohani Ruang angkasa Unik dan misterius di luar angkasa. Menariknya, pengalaman ini selalu dialami oleh para astronot saat berada di luar angkasa.

Nighal Guessoum dari Arab News mengatakan bahwa pengalaman spiritual tidak eksklusif untuk astronot Muslim. Para astronot dari agama lain juga mengalami hal yang sama.

Tidak terbatas pada mereka yang melakukan perjalanan ke bulan, tetapi juga meluas ke banyak astronot yang telah menghabiskan beberapa waktu di luar angkasa, terutama di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Ini dinikmati oleh para astronot dari berbagai agama, Kristen, Islam, Hindu, dan lainnya,” tulis Nighal Guessoum.

Ambil contoh pengalaman spiritual John Glenn, astronot pertama Amerika yang mencapai orbit Bumi. Dia mengakui bahwa dia mendapatkan kepercayaan diri saat berada di luar angkasa. Dia berdoa setiap hari saat berada di luar angkasa.

John Glenn menjelaskan, “Tidak mungkin melihat ciptaan yang ada dan tidak percaya bahwa Tuhan itu ada. Berada di sana benar-benar meningkatkan iman saya.”

Baca selengkapnya: Tenang saja, mobil listrik rakitan Chikarang bisa kena banjir sedalam 1 meter

Tiga astronot Apollo 8, William Anders, Jim Lovell dan Frank Borman, memiliki pengalaman serupa. Ketiganya mencapai luar angkasa pada 24 Desember 1968.

Selama siaran langsung yang dapat dilihat dari Bumi, ketiganya bahkan membaca ayat pertama Alkitab saat mereka mengagumi pemandangan Bumi dan luar angkasa. Ketiganya setuju bahwa mereka merasakan kekuatan yang sangat besar ketika mereka melihat alam semesta.

Neil Armstrong, Edwin Aldrin dan Michael Collins, tiga astronot Apollo 11 yang mencapai bulan dan mengguncang dunia, memiliki pengalaman spiritual serupa. Bahkan saat Edwin Aldrin menginjakkan kaki di bulan, ia mengajak orang-orang di Bumi yang menyaksikan secara langsung untuk berdoa bersama. “Saya ingin mengheningkan cipta. Saya mengundang semua orang yang mendengarkan, di mana pun dan siapa pun, untuk berhenti sejenak dan merenungkan peristiwa beberapa jam terakhir (pendaratan luar biasa) dan bersyukur dengan cara mereka sendiri,” katanya. Edwin Aldrin memberikan tanda salib.

READ  Terungkap, Mars awalnya adalah planet biru