Desember 3, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Retakan muncul di bibir Kawah Gunung Gede akibat Gempa Cianjur

Cianjur

Setelah gempa bermagnitudo 5,6 melanda Kabupaten Siangjur di Jawa Barat, Gunung Kede Pangrango retak dan longsor. Kegiatan pendakian untuk wisata ke Air Terjun Cibeureum ditutup sementara.

Balai Humas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Agus Deni mengatakan, tim gabungan mitra Polhut, Relawan Montana dan Operasi Gede Pangrango memeriksa jalur pendakian dan kawasan puncak Gunung Gede Pangrango.

Dari hasil kajian, terdapat dua titik longsor di jalur pendakian melalui Sipotas, yakni di sekitar Sisalada dengan lebar 10 meter dan panjang 10 meter. Selain itu, terdapat retakan di tepi kawah tepatnya di Puncak Kede.



Retakan di tepi kawah gunung Gede Foto: Istimewa

Sementara itu, di sepanjang jalur pendakian melalui Gunung Putri terpantau longsoran selebar 7 meter dan tinggi 3 meter di Blok Romusa serta selebar 8 meter dan tinggi 3 meter di Blok Tanah Merah.

“Retakan dan longsor terjadi di dua jalur pendakian Gunung Kede, yakni melalui Gunung Putri dan Sipotas. Namun tingkat longsornya relatif ringan,” ujarnya, Jumat (25/11/2022).

Selain longsoran dan retakan, dinding penampungan air panas dan infrastruktur pintu gerbang di Pos 1 ambruk. “Untuk penampungan air panas, temboknya terbelah di jalur Sipotas dan pintu gerbangnya roboh di jalur lewat Gunung Putri,” ujarnya.

Menurut Deni, pendakian Gunung Khet ditutup sementara dengan penemuan tersebut. “Pendakian kita tutup sementara sampai kondisi kondusif dan tidak ada gempa susulan,” pungkasnya.

(Keren keren)

READ  Inilah Jarangnya Hujan Meteor di Rumah-rumah Orang di Lombok