Juni 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Tentara bayaran Neo-Nazi membayar Rp65 juta per minggu untuk serangan Hizbullah

Tentara bayaran Neo-Nazi membayar Rp65 juta per minggu untuk serangan Hizbullah

Senin, 6 November 2023 – 08:06 WIB

hidup – Pengakuan Pedro Diaz Flores, seorang tentara bayaran neo-Nazi Spanyol, semakin menunjukkan kebiadaban tentara Israel dalam pembantaian warga sipil Palestina. Rupanya, ada puluhan tentara bayaran yang dipekerjakan oleh pasukan Zionis.

Baca selengkapnya:

DPR mendukung rencana pemerintah mengirimkan kapal RS TNI ke Palestina

Tentara Viva Dalam berita sebelumnya, Flores adalah seorang tentara bayaran yang berpengalaman melawan pasukan militer Rusia.

Pemain berusia 27 tahun itu mengaku mendukung Resimen Azov dari faksi neo-Nazi Ukraina sepanjang tahun 2022. Faktanya, pihak Rusia berasumsi Flores tewas dalam pertempuran.

Baca selengkapnya:

Prabowo terbang ke Kairo untuk mengoordinasikan pengiriman bantuan ke Gaza

Alasan utama Flores meninggalkan Ukraina timur untuk bergabung dengan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) adalah gaji yang tinggi. Menurut Flores, ia digaji €3.900 per pekan atau setara Rp65 juta.

.

Viva Army: Tentara Bayaran Israel Prajurit Neo-Nazi Spanyol, Pedro Diaz Flores

Baca selengkapnya:

Rusia mengatakan pihaknya hampir mencapai kesepakatan dengan Hamas terkait penyanderaan warganya di Gaza

“Jadi saya datang demi ekonomi, demi uang. Gajinya bagus, peralatannya bagus, dan pekerjaannya tenang,” kata Flores.

“Gajinya 3.900 euro per minggu ditambah kerja ekstra,” ujarnya. Tentara Viva dari Pemantau Timur Tengah.

Meski menerima gaji besar, Flores menolak ikut serta dalam pertempuran langsung melawan pasukan Hamas, apalagi membunuh warga sipil Palestina.

Menurutnya, tugas yang diberikan kepadanya antara lain keamanan Israel dan Jalur Gaza serta wilayah perbatasan Israel dan Yordania.

.

VIVA Army: Pasukan Neo-Nazi Spanyol Mendukung Israel untuk Membantai Warga Sipil Palestina

VIVA Army: Pasukan Neo-Nazi Spanyol Mendukung Israel untuk Membantai Warga Sipil Palestina

READ  Yaman mendesak penarikan kapal perang Jerman dari Laut Merah, Houthi: Kembali ke jalurnya

“Kami bertanggung jawab atas keamanan dan kontrol akses terhadap pos pemeriksaan di perbatasan Gaza dan Yordania,” lanjut Flores.

Namun, yang lebih mengejutkan lagi adalah dia bukanlah satu-satunya tentara bayaran yang dipekerjakan oleh tentara Israel, atau bahkan warga negara Spanyol.

Menurut Flores, ada puluhan tentara bayaran yang didatangkan dari berbagai negara oleh rezim Zionis Benjamin Netanyahu. Selain menjaga perbatasan Gaza dan Yordania, para tentara bayaran tersebut bertugas menjaga perbatasan Mesir.

“Ada banyak PMC (perusahaan militer swasta) di sini. Mereka biasanya berbagi pekerjaan, mereka menjaga terminal perbatasan antara Eliot dan Aqaba,” kata Flores.

Halaman selanjutnya

Menurutnya, tugas yang diberikan kepadanya antara lain keamanan Israel dan Jalur Gaza serta wilayah perbatasan Israel dan Yordania.

Halaman selanjutnya