September 28, 2022

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Tidak semua pengguna Hyundai Stargazer memerlukan fitur canggih SmartSense

Jakarta

Hyundai Stargazer memiliki fitur canggih berupa sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) yang disebut SmartSense. Fitur ini membantu pengemudi menghindari kecelakaan dengan sistem keselamatan aktif. Namun, beberapa konsumen justru merasa kurang nyaman dengan fitur ini dan lebih memilih untuk menonaktifkannya.

Sebagai informasi, paket Hyundai SmartSense menyertakan beberapa fitur keselamatan aktif seperti Forward Collision-Avoidance Assist (FCA), Lane Keeping Assist (LKA), Blind-spot Collision Warning (BCW) + Blind-spot Collision-Avoidance Assist (Parallel Parking) , dan Rear Cross Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA).

Ahli teknis PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) Fatoni menjelaskan, sejauh ini belum ada laporan dari konsumen mengenai kerusakan fitur canggih yang mengandalkan sensor di kaca depan. Namun, sebenarnya ada beberapa konsumen yang meminta untuk menonaktifkan salah satu fitur SmartSense.

Hyundai Stargazer Foto: Luthfi Anshori/detikOto

“Untuk ADAS, kami (konsumen) belum menerima laporan kerusakan ADAS sejauh ini. Laporan kami ‘aneh’, beberapa pelanggan bahkan meminta (ADAS) dinonaktifkan,” kata Fatoni kepada Stargazer. Acara Driving Day di Malang, Jawa Timur (31/8/2022).

“Jadi ada yang minta (misalnya) untuk menonaktifkan fitur LKA. Ini PR kita untuk memberikan edukasi kepada masyarakat kita,” lanjut Fadoni.

Sebagai informasi, LKA atau Lane Keeping Assist mengandalkan kamera depan untuk mendeteksi marka jalur untuk memantau posisi kendaraan di jalurnya. Sistem memperingatkan pengemudi jika mobil meninggalkan jalur tanpa menggunakan lampu sein. Sistem ini secara otomatis membantu mengarahkan atau menyetel roda kemudi untuk mencegah kendaraan keluar dari jalurnya.

Fitur di SmartSense juga bisa diaktifkan dan dinonaktifkan melalui tombol menu di sebelah kanan setir. Menurut Fatoni, fitur ini dimaksudkan untuk memberikan perlindungan yang lebih besar kepada konsumen. Namun ada beberapa konsumen yang tidak terlalu merasa membutuhkan fitur ini, sehingga mereka meminta untuk menonaktifkannya.

READ  Kendaraan listrik di Indonesia memiliki 5 jenis plat nomor

“Kenapa mobil ADAS? Kami ingin memberikan keamanan. Tapi terkadang beberapa pelanggan merasa tidak membutuhkannya, sehingga mereka meminta untuk mematikannya (fiturnya),” ujarnya.

Tonton videonya”Mengapa Hyundai Stargazer tidak menggunakan pintu geser?
[Gambas:Video 20detik]
(Kutipan/Administrasi)