Mei 30, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Toko-toko akan ditutup setelah bentrokan mematikan kelompok pemuda di Jalan Kendari-Blank

Kendari

Bentrokan mengerikan antara dua kelompok pemuda di kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berlangsung siang tadi. Kemudian Konflik, Toko-toko tutup di Jalan Ahmed Yani dan jalanan ditemukan kosong.

Saat dihubungi Kamis (16/12/2021), “Semuanya tutup sebelum jam 5 sore (siang) yang menegangkan,” kata kontributor Pasangamata, EY.

Tingkat Jalan Ahmed Yani, Kendari, Sulawesi Tenggara (Pasangan Anjing)

17.00 WYB toko pertama tutup EY dilaporkan. Bahkan, toko-toko buka sampai larut malam.

EY mengatakan warga takut membuka toko karena takut bentrokan lebih lanjut antara dua kelompok pemuda. EY mengatakan tidak ada kendaraan yang berani menyeberang jalan.

“Tidak ada kendaraan yang lewat,” EY menjelaskan.

Tingkat Jalan Ahmed Yani, Kendari, Sulawesi Tenggara (Pasangan Anjing)Tingkat Jalan Ahmed Yani, Kendari, Sulawesi Tenggara (Pasangan Anjing)

Pantauan EY pukul 22.38 WIB, jalanan sepi tanpa kendaraan.

Kronologi konflik

Sebelumnya, bentrokan meletus di Kendari. Satu orang dilaporkan tewas ketika para pemuda dipotong menjadi dua kelompok dan melemparkan batu ke arah mereka.

Peristiwa itu terjadi di pantai Kendari di Kendari. Awalnya ada pawai budaya kelompok pemuda di Kentari yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA.

“Ada keributan antar pemuda tadi siang. Mereka melakukan pawai itu, ada yang di luar kelompok, ada kelompok yang lewat, mungkin terprovokasi,” kata Ferry sebelumnya.

Awalnya pawai itu positif. Namun kemudian situasi mulai panas sekitar pukul 12.30 WITA. Sekitar pukul 16.30 WITA, kerusuhan memuncak. Ferry Kombes mengatakan, kerusuhan mereda sekitar pukul 17.00 WITA.

Satu orang tewas dan beberapa lainnya terluka, kata polisi. Ketiga mobil tersebut tewas dalam kebakaran tersebut.

Combase Ferry mengatakan, Polda Sultra telah menerjunkan aparat keamanan yang diawaki Polres Kendall dan meminta bantuan TNI. 17.00 Situasi kondusif setelah WITA.

READ  Inilah yang Bertamina katakan tentang viralnya video oknum petugas SPBU di Pindaro yang menyontek untuk mengurangi jumlah pelanggan BBM.

(isa / aud)