Juli 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Bulan dan bintang Antares akan menghiasi langit malam pada 21 September

Bulan dan bintang Antares akan menghiasi langit malam pada 21 September

SUKABUMIUPDATE.com – Pada tanggal 21 September 2023, langit malam akan dihiasi dengan peristiwa astronomi bertemunya Bulan, satelit Bumi, dengan bintang Antares, salah satu bintang paling terang di langit.

Mulai dari halaman seladon panjang, bulan sabit dan Antares atau bintang alfa Scorpius terlihat saling bersilangan kurang dari 1ยบ. Pasangan tersebut terlihat sejak matahari terbenam hingga kedua benda langit tersebut menghilang.

Bintang Antares terbenam pada pukul 22:36 WIB, disusul Bulan pada pukul 22:50 WIB. Antares jauh dari Bumi. Namun benda langit tersebut tampak berada di dekat Bulan saat peristiwa ini terjadi.

Baca selengkapnya: Penampakan planet-planet di tata surya menghiasi langit bulan September

Mungkin banyak yang penasaran apa sebenarnya bintang Antares dan seberapa jauh jaraknya dari Bumi.

Fenomena astronomi Bulan dan Bintang Antares akan menghiasi langit malam pada 21 September 2023.

dikutip Ruangangkasa.com, bintang Andares merupakan bintang raksasa di alam semesta. Bintang tersebut merupakan bintang super raksasa berwarna merah di konstelasi Scorpius di galaksi Bima Sakti dan merupakan bintang paling terang ke-16 di langit malam bersama Aldebaran, Spica, dan Regulus.

Selain itu, bintang Antares adalah salah satu dari empat bintang paling terang di dekat ekliptika. Menurut para ilmuwan, jarak Antares dan Bumi sekitar 604 tahun cahaya.

Bintang merah ini berukuran 700 kali diameter Matahari sehingga Antares diperkirakan mampu menelan orbit Mars jika berada di Tata Surya.

Baca selengkapnya: 5 Peristiwa Langit September 2023, Hujan Meteor dan Kemunculan Komet Nishimura

Meski bintang ini lebih besar dari Matahari, namun bintang ini lebih dingin dari Matahari. Antares memiliki suhu permukaan sekitar 6.500 F (3.539 C), sedangkan suhu permukaan Matahari mencapai sekitar 11.000 F (6.093 C).

READ  NASA menamai situs tersebut setelah ketekunan mendarat dari nama penulisnya, inilah alasannya

Jika Antares ditempatkan di pusat Tata Surya kita, permukaan luarnya akan terletak di antara orbit Mars dan Jupiter, di sabuk asteroid, dan Antares akan berjarak sekitar 550 tahun cahaya (atau 170 parsec) dari Bumi.

Redaktur: Dede Imran