Mei 29, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Cahaya biru misterius yang berputar-putar di langit Hawaii dianggap sebagai penampakan UFO

Cahaya biru misterius yang berputar-putar di langit Hawaii dianggap sebagai penampakan UFO

Memuat…

Penampakan pusaran cahaya biru misterius di langit Hawaii pernah disalahartikan sebagai UFO. Observatorium Fotografi/Astronomi Jepang

Honolulu – Penampilan cahaya Berputar biru Gaib Di langit, Hawaii disalahartikan sebagai UFO. Tontonan spektakuler yang memesona penonton sebagai bagian dari peluncuran roket SpaceX.

Penampakan pusaran cahaya biru ini ditangkap oleh kamera Teleskop Subaru di atas Mauna Kea. Cahaya itu muncul tak lama setelah SpaceX meluncurkan satelit GPS Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) ke orbit.

“Pada 18 Januari 2023, Kamera Bintang Subaru-Asahi menangkap penerbangan misterius di atas Mauna Kea, Hawaii,” cuit seorang pejabat di Observatorium Astronomi Nasional Jepang Teleskop Subaru Jepang.

Baca juga; Fenomena awan nacreous yang langka dijuluki mother of pearl, warna yang indah namun berbahaya

Para ahli mengatakan bahwa bagian atas Falcon 9 tampak berputar saat mengeluarkan bahan bakar yang tidak diinginkan saat turun jauh ke laut. Saat bahan bakar roket dikeluarkan, ia membeku dan mengkristal menjadi spiral, yang kemudian diterangi oleh Matahari.

Ini bukan pertama kalinya pengamat berspekulasi bahwa peluncuran SpaceX mungkin merupakan penampakan UFO. Pada bulan Juni tahun lalu, cahaya biru misterius berputar-putar melintasi langit Selandia Baru, membingungkan penonton hingga mengira itu berasal dari alien.

Gas yang berputar-putar menerangi langit di atas Nelson, di ujung Pulau Selatan Selandia Baru, dan menempuh jarak 750 km ke selatan menuju Pulau Stewart. Namun, para ahli kemudian mengungkapkan bahwa fenomena tersebut disebabkan oleh puing-puing luar angkasa buatan manusia berupa roket sekarat milik perusahaan Elon Musk.

Jejak cahaya bergerak misterius yang mengejutkan warga Australia pada Januari 2022 adalah hasil dari satelit Starlink yang diluncurkan oleh SpaceX. Secara khusus, SpaceX memiliki rekor 61 peluncuran tahun lalu, menggandakan 31 peluncurannya pada tahun 2021.

READ  Karakteristik viper perlu diubah agar visibilitas berkendara tidak terganggu saat hujan - semua halaman

Baca juga; Inilah fenomena Sky Nebula yang berhasil diabadikan oleh para astronom Indonesia

Scott Tilley, pelacak satelit, mengatakan posisi orbit sempurna untuk tahap kedua mendarat beberapa saat setelah roket Falcon 9 SpaceX diluncurkan. Sebagai langkah pertama, kembalilah ke Bumi dengan kapal drone di laut. “Spiral tampaknya terkait dengan peluncuran satelit baru perusahaan SpaceX,” katanya.

(wib)