Juni 16, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Cermin pedang perunggu setinggi 2,3 meter ditemukan di makam Jepang abad ke-4

Cermin pedang perunggu setinggi 2,3 meter ditemukan di makam Jepang abad ke-4



Jakarta

Cermin perunggu terbesar berbentuk perisai dan pedang sepanjang 2,3 meter terkubur di Jepang pada abad ke-4. Dikatakan berasal dari periode Gofun, yang berlangsung dari abad ke-3 hingga ke-7 Masehi.

Benda itu ditemukan di tumulus (kuburan tanah/batu) Tomio Maruyama di Nara, Jepang pada November 2022 dan baru diumumkan pada Rabu (25/1/2023).

“(Penemuan) menunjukkan bahwa teknologi periode Gofun (300-710) lebih dari yang dibayangkan, dan benda-benda ini adalah mahakarya budaya logam pada zaman itu,” kata Kosaku Okabayashi, wakil direktur Institut Arkeologi Kashihara. Prefektur Nara. , laporan Japan Times, dan ditulis detikEdu, Rabu (1/2/2023).

Berukuran 2,6 meter, pedang itu dikenal sebagai pedang besi terbesar di Asia Timur saat itu. Pedang ini adalah contoh tertua dari pedang tako, dibedakan dari bentuknya yang bergelombang seperti ular, dari mana namanya berasal.

Cermin perunggu dan pedang tako ditemukan dalam pemakaman abad ke-4 di Jepang Foto: (Dewan Pendidikan Kota Nara via Japan Times/Archio News)

Pedang ini memiliki tanda pada sarung dan gagangnya, membuatnya lebih panjang dari pedang Dako terakhir yang ditemukan sebelumnya, yaitu sekitar 85 cm. Lebih dari 80 pedang tako, yang diyakini sebagai benda terkubur, sejauh ini telah ditemukan di seluruh Jepang.

Sedangkan cermin yang ditemukan berbentuk perisai berukuran panjang 64 cm, lebar 31 cm, dan berat 5,7 kg. Cermin dan perisai dianggap sebagai alat untuk melindungi orang mati dari roh jahat.

Cermin perunggu penguburan abad ke-4 dan pedang tako di JepangCermin perunggu dan pedang tako ditemukan dalam pemakaman abad ke-4 di Jepang Foto: (Dewan Pendidikan Kota Nara via Japan Times/Archio News)

Gundukan kuburan atau Tumulus Tomio Maruyama adalah gundukan kuburan terbesar di Jepang dengan diameter 109 m dan berasal dari akhir abad ke 4. Diperkirakan milik orang kuat yang mendukung penguasa Yamato pada saat itu.

READ  Mantan Presiden Filipina Fidel Ramos meninggal dunia di usia 94 tahun

Menurut Naohiro Toyoshima, seorang profesor arkeologi di Universitas Nara, penguburan yang digali itu diduga milik seseorang yang dekat dengan pria itu. Dia juga mengatakan bahwa pedang seremonial dan cermin berbentuk perisai dapat menunjukkan bahwa individu tersebut terlibat dalam urusan militer dan seremonial.

Sementara itu, Rikku Murase (32), salah satu anggota tim ekskavasi yang menemukan benda tersebut, mengatakan panjang pedang tersebut sangat mengejutkan sehingga timnya awalnya mengira itu pedang ganda. Dia pikir dia telah menemukan piring perunggu yang unik.

“Impian saya menggali kaca. Siapa tahu itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa,” katanya.

Situs penggalian terbuka untuk umum pada hari Sabtu dari pukul 12.30-15.00 dan pada hari Minggu dari pukul 10.00 hingga 15.00. Cermin dan pedang tidak dipajang karena dilindungi.

Tonton videonya”Jepang mendesak warganya untuk meninggalkan Tokyo, menarik Rp 119 juta
[Gambas:Video 20detik]
(nkw/gas)