Februari 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Henry Cavill Superman Terkuat

Henry Cavill Superman Terkuat



JakartaOrang yang kuat bukanlah seorang penakluk, melainkan orang yang menerima kekalahan dengan lapang dada.

Superman selalu digambarkan sebagai sosok yang kuat, namun nampaknya ia tidak akan pernah sekuat Henry Cavill. Selama beberapa bulan terakhir, dia selalu menjadi topik perbincangan, tidak ada hal positif tentu saja, tapi selalu ada perubahan dalam hidupnya.

Setelah diberi harapan palsu oleh para eksekutif studio, nasibnya di DC menarik banyak perhatian. Setelah menjadi cameo di Black Adam untuk kembali berperan sebagai superhero dari Krypton, ia akan mendapat angin segar di tahun 2022.

Sayangnya, gagasan itu memudar ketika James Gunn dan Peter Safran memimpin DC. Mereka membawa konsep baru ke alam semesta dan memilih untuk menghidupkannya kembali dengan menghadirkan David Kornswet sebagai superhero baru di Superman: Legacy.

Hal ini diperparah dengan keputusan Henry Cavill yang sudah sesumbar meninggalkan serial populer Netflix The Witcher untuk menggantikan Liam Hemsworth.

Bukan hanya DC yang gagal, dia tidak bisa menjangkau banyak franchise besar lainnya seperti Harry Potter, Twilight, Batman, dan James Bond 007. Penasaran dengan detailnya?

Dinamika Henry Cavill mulai terlihat pada serial Count of Monte Cristo tahun 2002. Auranya begitu menonjol di sana dan memikat hati aktor-aktor muda lainnya sehingga membuatnya dilirik oleh studio-studio ternama. Belum cukup, aktor kelahiran Inggris ini juga memamerkan kemampuan komedinya setahun kemudian dalam I Captured The Castle.

Wajahnya yang cantik dan selera humornya yang bagus meramalkan dia akan menjadi bintang besar dalam waktu dekat. Dan The Tudors (2007) membawanya selangkah lebih dekat ke peran Superman, dan pada saat itu Warner Bros. ingin me-reboot Superman IV: The Quest For Peace, disutradarai oleh McG atau Joseph McGinty Nichol.

Henry Cavill muncul di Sang Penyihir. Foto: Dok. Netflix

Sayangnya, proyek tersebut gagal total dan tidak pernah dilaksanakan, meninggalkan Henry Cavill untuk memainkan peran Clark Kent untuk pertama kalinya. Warner Bros malah memilih untuk bekerja dengan Brandon Routh dan Bryan Singer di Superman Returns.

Hal ini berdampak besar pada dirinya, terutama sejak tahun 2005 ketika ia menerima kegagalan pertamanya untuk peran Cedric Diggory dalam Harry Potter dan Piala Api yang dibintangi Robert Pattinson. Akibatnya, ia muncul kembali di beberapa serial dan film sambil menantikan proyek yang lebih besar yang akan datang.

Penantiannya datang ketika dia menawarkan diri untuk tampil sebagai Edward Cullen di Twilight. Sekali lagi dia kalah casting dari Robert Pattinson. Meski dia adalah favorit penulis novel, Stephenie Meyer. Ia bahkan menulis di blog pribadinya pada tahun 2007 bahwa ia menyesali berakhirnya studio tersebut.

“Hal yang paling mengecewakan bagiku adalah kehilangan Edwardku yang sempurna. Henry Cavill kini berusia 24 tahun. Mari luangkan waktu sejenak untuk memikirkannya…” tulisnya.

Sekarang dia bersiap untuk berkomitmen pada proyek baru, reboot Highlander, yang akan disutradarai oleh Chad Stahelski (John Wick). Proses pengembangan naskahnya sudah berlangsung lama, sejak Lionsgate memperoleh hak cerita tersebut pada tahun 2008.

Selain itu, Henry Cavill sedang mempromosikan film terbarunya Argyle bersama Dua Lipa. Film ini juga dikatakan menggambarkan bagaimana jadinya jika sang aktor menjadi agen 007 berikutnya.

Tonton videonya”Henry Cavill telah mengumumkan bahwa dia tidak akan kembali sebagai Superman
[Gambas:Video 20detik]
(pantat/nanah)