April 25, 2024

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Ini akibat menahan gas pada mobil matic di tanjakan

Ini akibat menahan gas pada mobil matic di tanjakan

Jakarta, KOMPAS.com – Menggunakan mobil bertransmisi matic bisa dikatakan lebih mudah dibandingkan mobil manual karena hanya perlu mengayuh pedal untuk menyalakannya. pedal gas dan mengerem, tanpa memikirkan perpindahan gigi secara manual.

Namun ada aturan tertentu yang harus dipatuhi agar tidak terjadi kerusakan pada transmisi matic, salah satunya saat menghadapi kemacetan di jalan raya. lereng.

Saat berhenti di jalan menanjak hati-hati jangan sampai pedal gas menggantung, hal ini biasanya membuat mobil terjebak dengan menyeimbangkan gas dan menjaga tuas matic tetap di D.

Baca Juga: Radiator Bermasalah Bisa Bikin Mobil Anda Tidak Bisa Start

KOMPAS.com/Adityo Wisnu Tuas Transmisi Wuling New Almas RS

Hermas Effendi Prabowo, pemilik Bengkel Khusus Warner Matic, mengatakan pedal gas yang ditahan atau digantung saat berhenti di tanjakan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada transmisi otomatis.

Hermas menjelaskan, hal ini bisa terjadi karena transmisi dipaksa bergerak karena beban gaya dorong belakang saat menanjak, sehingga bisa membuat perpindahan gigi menjadi lebih sulit dari biasanya.

Akibatnya tekanan oli transmisi meningkat untuk mengimbangi gaya dorong ke belakang, sehingga menyebabkan oli dan komponen transmisi lebih cepat panas, akhirnya overheating dan transmisi kehilangan tenaga, kata Hermas. Kompas.com Beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Menantikan Motor Baru Honda CB1000 Generasi Terakhir

Seberangi lereng dengan mobil otomatis Mobil manual juga tidak jauh berbeda. Keduanya membutuhkan kecepatan, sehingga kecil kemungkinan terjadinya selip.

Momentum ini berguna untuk menyeimbangkan gaya transmisi dengan kecepatan dan gaya drag. Tanpa kecepatan, transmisi otomatis yang menjadi penopang utama bobot mobil bisa mengalami kerusakan permanen.

READ  Apa perbedaan antara tuas transmisi otomatis zig-zag dan lurus?

Transmisi otomatis memiliki karakteristik penyaluran tenaga yang halus. Jika berhenti di tengah tanjakan, pindahkan transmisi ke posisi paling bawah untuk mendapatkan torsi maksimal, lalu pindah ke posisi D setelah tanjakan, kata Hermas.


Dapatkan pembaruan Berita khusus Dan berita penting Setiap hari dari Kompas.com. Yuk gabung di grup Telegram “Update Berita Kompas.com” dengan klik linknya https://t.me/kompascomupdate, lalu bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.