Mei 7, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Jaskiya Mecca, yang dikritik karena menggunakan Masjid Dova untuk membesarkan Zahor, mengatakan para ahli harus diingatkan tentang agama sebagai rasional.

TRIBUNNEWS.COM – Dosen Tasawuf IAIN Surakarta, Dr. Siamsul Bakri pun mengomentari cara menaikkan Suhur Do Mosque.

Pertanyaan tersebut banyak dibicarakan setelah para selebritis Josiah Adya Mecca Kritik pemuda yang berteriak di masa lalu Do Mosque Saat bangun Zahor.

Jaskia menganggap tidak etis membesarkan teman seperti itu dan tidak menghormati orang lain.

Namun, kritik Jaskia menjadi bumerang.

Varganet mengkritik istri Hanung Bramantio yang membuat namanya populer di Twitter beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tanggapan pakar tasawuf itu atas kritik tentang bagaimana membesarkan Zahor dalam konteks Zahr Mekkah

Mereka menganggap cara ini sudah umum, yang sudah menjadi tradisi yang dilakukan selama bulan Ramadhan.

Ada juga netizen yang membela Jaskia dan mempertimbangkan untuk memelihara makanan dengan cara berteriak-teriak. Do Mosque Kasar.

Siamzul menanggapi dengan mengatakan bahwa mereka yang mengkritik Yosia sombong.

Sebab, menurutnya niat baik agar Suhur bangkit juga harus dilakukan dengan cara yang baik.

Wakil Rektor dan Dosen Tasawuf IAIN Surakarta IAIN Surakarta Dr. Siamsul Bakri. (Tribunnews.com/Istimewa)

“Kritik terhadap Jaskia sangat banyak, terutama jika alasannya adalah tradisi. Setiap orang yang memelihara makanan memiliki patroli yang baik dan niat yang baik.”

READ  Data terakhir pimpinan PKN tentang NI PPPK sangat mengecewakan