Maret 5, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Joe Biden memperkenalkan kabinet: Amerika kembali

Jakarta, CNN Indonesia –

Presiden dipilih Joe Biden Memperkenalkan Komite Kebijakan Keamanan Nasional pemerintahan Barack Obama, yang mencakup diplomat senior dan analis kebijakan luar negeri.

Secara rinci, kelompok tersebut mencakup Sekretaris Negara, Penasihat Keamanan Nasional, Sekretaris Keamanan Dalam Negeri, Presiden CIA, Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Utusan Khusus untuk Perubahan Iklim.

Hal itu diumumkannya pada acara yang digelar di kampung halamannya di Wilmington, Delaware, AS, Selasa (24/11). AFP. Anggota komite kabinet berdiri di belakang Biden mengenakan topeng.


“Amerika kembali dan siap untuk memimpin dunia,” kata Biden.

“Ini adalah kelompok yang menjaga negara kami dan rakyat kami aman dan terjamin,” kata Biden. “Ini adalah kelompok yang mencerminkan fakta bahwa Amerika Serikat kembali, siap memimpin dunia, bukan mundur.”

Setelah menjabat pada 20 Januari 2021, dan Donald Trump meninggalkan Gedung Putih, Biden mengatakan bahwa Amerika Serikat “siap untuk duduk di meja lagi dan menghadapi musuh kita, bukan menolak sekutu kita.”

“Para pelayan negara ini akan memulihkan kepemimpinan dunia dan kepemimpinan moral Amerika,” katanya, merujuk pada keengganan mantan Wakil Presiden Trump untuk bermitra dengan sekutunya dalam kebijakan ‘America First’.

Pada saat yang sama, Anthony Blinken, pilihan Biden sebagai Menteri Luar Negeri, mengatakan Amerika Serikat tidak dapat menyelesaikan masalah global sendiri.

“Kami harus bekerja dengan negara lain,” kata mantan pejabat kementerian luar negeri itu. “Kami butuh kerja sama mereka, kami butuh kerja sama mereka,” tambahnya.

Linda Thomas-Greenfield, pilihan Biden sebagai duta besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, menggemakan pengertian keberagaman.

“Amerika kembali. Keragaman kembali. Diplomasi kembali,” kata Thomas-Greenfield, seorang diplomat bisnis berpengalaman.

“Tantangan yang kita hadapi – epidemi global, ekonomi global, krisis perubahan iklim global, migrasi massal dan kemiskinan ekstrem, keadilan sosial – tak henti-hentinya dan saling terkait, tetapi tidak dapat diselesaikan jika Amerika Serikat yang memimpin,” katanya.

READ  Karena kesalahan terjemahan, Thomas Tussauds dihapus oleh PSG: Football

Mantan Menteri Luar Negeri John Kerry, yang dipilih oleh Biden sebagai utusan khusus untuk perubahan iklim, telah mengkonfirmasi bahwa pemerintahan baru akan membawa Amerika Serikat kembali ke kesepakatan iklim Paris yang ditarik Trump pada 2015.

Selain nama-nama tersebut di atas, ada pula Alejandro Myorgas kelahiran Kuba yang telah ditunjuk sebagai Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri, dan kebijakan pengawasan imigrasi yang ketat di bawah Trump seringkali kontroversial.

Avril Hines dinominasikan sebagai Direktur Intelijen Nasional, wanita pertama yang memegang posisi itu, dan Jack Sullivan ditunjuk sebagai Penasihat Keamanan Nasional.

Foto: CNN Indonesia / Basit Subastian

Mantan Ketua Federal Reserve Janet Yellen diharapkan ditunjuk sebagai Menteri Keuangan.

Komentar Biden muncul tak lama setelah Trump mengalami kemunduran dalam upayanya untuk membatalkan hasil pemilihan presiden AS dengan tuduhan penipuan pemilu yang tidak berdasar.

(AFP / arh)

[Gambas:Video CNN]