Maret 8, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Komet bergerak 450.000 mil per jam selama gerhana ekor

Saat gerhana matahari terakhir tahun 2020 terjadi pada 14 Desember, pengamat melihat sebuah titik kecil melewati matahari. Setelah mengetahui hal ini, perusahaan tersebut menemukan komet yang baru ditemukan yang terbang dengan kecepatan 450.000 mil per jam.

Dalam versi baru, NASA mengklaim telah menemukan komet dalam data satelit dari program tabir surya yang didanai NASA. Program Ilmu Pengetahuan Warga mengundang orang-orang di seluruh dunia untuk mencari dan menemukan komet baru dari Badan Antariksa Eropa Bersama (ESA) NASA dan Laboratorium Surya dan Heliosfer (SOHO).

Komet dalam gambar tersebut ditemukan pada 13 Desember, sehari sebelum gerhana matahari, oleh astronom amatir Thailand, Worcester Poonplot. Komet bergerak dengan kecepatan sekitar 450.000 mil per jam, sekitar 2,7 juta mil dari permukaan Matahari saat diklik. Komet itu dinamai Minor Planet Center C / 2020 X3 (Soho) dan berdiameter sekitar 50 kaki.

NASA mengatakan penjelajah surya komet “Croots”. Komet tersebut berevolusi dari komet induk besar yang pecah menjadi potongan-potongan kecil seribu tahun yang lalu. Komet ini masih mengorbit Matahari sampai sekarang.

Video: ESA / NASA melalui Telemotion Video
Penulis: Ridian Eka Saputra





READ  Benevento vs AC Milan depan: Mempertahankan zona nyaman