Mei 14, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Kylian Mbabane mendukung asisten pelatih Istanbul Pasakshir melawan rasisme

Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbabane (kedua dari kiri) serta pemain Neymar dan Istanbul Basakseer selama perjuangan terkait insiden rasis di tengah Grup H Grup 6 Liga Champions 2020-2021.

TWITTER.COM/BBCSPORT

Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbabane (kedua dari kiri) serta pemain Neymar dan Istanbul Basakseer selama perjuangan terkait insiden rasis di tengah Grup H Grup 6 Liga Champions 2020-2021.

BOLASPORT.COM – Penyerang Paris Saint Germain, Kylian Mbabane, Dinyatakan dukungan untuk asisten pelatih Istanbul Basakshir Korban rasisme.

Asisten Pelatih Istanbul Basakshir, Pierre Webo, menjadi korban rasisme saat berkelahi dengan timnya Paris Saint Germain Di Hari kompetisi Kelompok terakhir h Liga Champions, Selasa (8/12/2020) waktu setempat atau Rabu pagi di Stadion Park des Princes WIB.

Sebastian Goldescu, wasit ke-4 pertandingan, disebut-sebut sebagai pihak yang menganiaya Pierre Webo.

Insiden itu terjadi pada menit ke-13, dimulai dengan Goldes dan memberi sinyal kepada wasit Ovidu Hadegan untuk mengusir Webo.

Baca juga: Manchester United kalah dari Leipzig, dan Soulscare mengungkapkan alasannya

Namun, ketika Hadegan bertanya siapa yang harus diberi kartu merah, Goldescu mengucapkan kata jahat ke Webo, yang berarti “ala nekru”, yang berarti “di sana hitam” dalam bahasa Rumania.

Sederhananya, kata-kata ini juga terdengar seperti kata rasis “Niger”.

Akibat insiden tersebut, striker Istanbul Basakshir Temba Pa langsung memprotes langkah Goldes tersebut.

Baca juga: PAM menegaskan, pencopotan ketiga gerbong itu bukan karena biaya

“Anda tidak pernah mengatakan ‘pria kulit putih’ ini, Anda mengatakan ‘pria ini’, jadi mengapa Anda harus mengatakan ‘pria kulit hitam ini’ ketika Anda merujuk pada pria kulit hitam?”

READ  Sininat Lunch, Lust King menjadi Ratu Thailand