Januari 17, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Permintaan maaf Risik Shihab.  (Twitter / ர்க Narkosoon)

Maaf, hukum terus berlanjut!

Suara.com – Imam Besar FPI Habib Risik Shihab meminta maaf setelah pembuatan Di keramaian Di sekitar rumahnya di kawasan Petampuran Jakarta Pusat.

Risik mengatakan pertemuan itu terjadi tanpa tujuan.

Permintaan Maaf Dia berbicara pada konferensi para pemimpin nasional dengan ‘100 Ulama dan Imam Besar Al Habib Muhammad Riziq Shihab’ yang ditayangkan di saluran YouTube Front TV.

Dia meminta maaf karena ultah Nabi dan pesta pernikahan putrinya membuat keramaian beberapa waktu lalu.

Baca juga:
Memanggil Habib Reese menguji keberanian polisi

“Saya minta maaf pada pertemuan itu atas kerusuhan atau ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para pihak.

Permintaan maaf Risik Shihab. (Twitter / ர்க Narkosoon)

Rizik mengakui kesalahannya membuat keramaian di acara tersebut. Dia juga mengabaikan denda $ 50 juta.

Meski sudah meminta maaf, dia tidak menerima kasus pertemuan sebagai bahan perdebatan.

“Kalau salah ya salah. Kalau mau bayar denda bayar. Jangan membantah,” kata Risik.

Di sisi lain, publik meminta maaf saat sapi berjuluk Tajaja Poornama itu. Ahok Minta maaf.

Baca juga:
Hina Habib Ludfi, FBI: Insya Allah kami siap ikut Ustas Maher

Saat itu, Ahok sempat meminta maaf atas perkataannya yang dianggap sebagai pelecehan agama, yang memicu protes.

Saat itulah Rizik ngotot pada penegak hukum Hukum Jadi meski dia meminta maaf, proses hukum Ahok bisa terus berlanjut.

Kini terserah publik untuk memiliki akun Twitter nnarkosun yang melontarkan pernyataan Rizik.

“Karma itu nyata,” kata Nargosun, meringkas screen shot laporan terkait proses hukum yang seharusnya dijalankan meski Risek meminta maaf.

Unggahan tersebut langsung dibombardir dengan komentar dari netizen yang juga meminta kesiapan Reese untuk mengikuti proses persidangan.

“Senang mengalami karma saat kamu masih hidup. Jika kamu sudah mati, cobalah?” akun ceteluk @cis ***

READ  Parescrim menetapkan Karab Mulyadi sebagai tersangka, kasusnya di sini

“Ini benar-benar sesuai dengan pernyataan, jadi perlu dilaksanakan.” பதில் MARIO **** sebagai tanggapan atas kapal perang lainnya