Januari 25, 2021

Portal Teater

Periksa halaman ini untuk berita utama terkini Indonesia,

Kawasan di sekitar rumah Rizik Shihab, pimpinan Front Pembela Islam (FBI), dijaga ketat usai penembakan enam simpatisan tewas di tol Jakarta-Sigambek pagi ini.

Nota Suara Panggilan Polisi Buktikan FPI merencanakan penyerangan

Jakarta, CNN Indonesia –

Direktur Reserse Kriminal Umum (Rescrim) Bolta Metro Jaya Tobagos memanggil pengawal pimpinan Ade Hidayat Pembela Islam Terkemuka (FPI) Risik Shihab Merencanakan penyerangan tol Jakarta-Sigambek.

Laporan Tobago itu berdasarkan bukti dari rekaman suara atau rekaman suara yang dikantongi polisi. Postingan tersebut disebut-sebut berisi suara beberapa anggota militer yang mendukung Risik.


“Itu nyata dan bukan fiksi, itu terlihat, itu terdengar di suara. Itu yang sebenarnya,” kata Tupac, Senin (7/12) di Bolta Metro.

Dalam rekaman suara itu, Dabagus menjelaskan, pendukung Reese sudah mengetahui ada polisi yang membuntuti mereka.

Namun, meski mengetahui bahwa dia adalah seorang petugas polisi, Tobago melanjutkan, dan pendukung Reese terus menyerang.

“Fakta-fakta sudah diberitakan, dan ada bukti dari voice note itu, bagaimana rencananya diinspirasikan di sana lalu disadap. Semuanya tertera jelas atau jelas di voice note,” tegasnya.

“Tidak ada yang dilakukan karena kami sudah tahu itu mobil polisi, tapi penyerangan dilakukan. Itu sebenarnya, kami mendapat senjata tajam dan senjata,” kata Dupugas.

Polisi setuju mengikuti mobil rombongan Rizik

Tupac mengatakan, Bolta Metro Jaya menemukan sembilan mobil dari paramiliter Rizik Shihab. Namun dia tidak menyebutkan apakah Reese dan keluarganya termasuk di antara mereka.

“Memang benar di sini hanya satu mobil (polisi) yang mengikuti sembilan diantaranya,” jelasnya.

Tapacs mengaku mengikuti tim Reese untuk memantau mobil polisi. Sebab, menurut dia, polisi mendapat informasi akan ada pengerahan massal hari itu untuk membela agenda penyidikan Reese.

Namun, kata Tupac, polisi tidak akan menembak jika tidak ditekan.

“Jika tidak di bawah tekanan, anggota tidak akan melakukannya [penembakan], Jika perlu, anggota tidak akan ditangkap. Hanya untuk menghindari ketahuan, ”katanya.

Sebelumnya, terjadi bentrok antara aparat kepolisian dengan Tentara Pengawal Rizvi di tol Jakarta-Chicago KM50 pada Senin (7/12) pukul 00.30 WIB.

Akibat kejadian ini, 6 orang pendukung Reese tewas.

Baik polisi maupun FBI masing-masing memiliki garis waktu yang terkait dengan konflik pagi hari.

Polisi mengatakan bentrokan itu disebabkan oleh pasukan keamanan yang dipukuli dan didorong ke bawah selama penyelidikan. Sementara itu, FBI mengatakan bentrokan bermula ketika sekelompok petugas polisi menerima serangan dari seorang pria tak dikenal di tengah misi untuk menculik Rizik Shihab, mantan agen FBI.

Area di sekitar rumah Rizik Shihab, pimpinan Front Pembela Islam (FBI), dijaga ketat setelah enam simpatisan tewas ditembak di tol Jakarta-Sigambek, Senin (7/12) pagi. (Foto: CNN Indonesia / Michael Joshua Stephens)

Upaya menggali fakta dan mengungkap kebenaran peristiwa itu dilakukan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMAS HAM) dengan membentuk panitia khusus.

Komisioner Komnas HAM Koirul Anam mengatakan, tim akan mengkaji berbagai detail terkait insiden tersebut.

“Oleh Commons Ham [Bidang] Telah membentuk panitia untuk memantau dan menyelidiki. “Saat ini kami sedang menyelidiki dugaan tersebut untuk memperdalam berbagai misinformasi yang tersebar di masyarakat,” kata Koirul Anam. CNNIndonesia.com, Senin (7/12).

(dis / nma)

[Gambas:Video CNN]

READ  Kanjar Puncaki Pilpres 2024, Politisi PDIP: Bagus ...